Kriminal

Polisi Ungkap Kasus Mutilasi Wanita asal Tegal, Penjaga Rumah Kos Sempat Dengar Tangisan Perempuan

Seorang wanita asal Tegal menjadi korban mutilasi di rumah kos di Ungaran, Kabupaten Semarang. Sebelum kejadian, penjaga rumah kos mendengar tangisan

Penulis: Ign Prayoga | Editor: Ign Prayoga
facebook/bawen news
Tangkap layar wajah korban mutilasi, Kholidatunn'imah, warga Desa Cibunar, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal. Potongan tubuh korban ditemukan di beberapa lokasi di Ungaran, pekan lalu. Polisi menangkap si pelaku mutilasi Senin (25/7/2022). 

TRIBUNTANGERANG.COM, UNGARAN -- Sebuah rumah kos di Bergas, Ungaran, Kabupaten Semarang, berangsur-angsur menjadi sepi setelah polisi mengungkap kasus mutilasi di rumah kos tersebut.

Rumah kos di Jalan Soekarno-Hatta tersebut merupakan lokasi pembunuhan dan mutilasi yang dilakukan Imam Sobari (32), warga Balapulang, Kabupaten Tegal. Imam memutilasi pasangannya, Kholidatunn'imah (24)

Selama mereka menghuni kamar kos, penjaga rumah kos beberapa kali mendengar tangisan perempuan. Dia menduga Kholidatunn'imah menangis.

Setelah polisi mengungkap kasus mutilasi ini, sebagian penghuni kos mulai merasa tidak nyaman. Salah satunya adalah penghuni kamar tepat di samping lokasi kejadian atau kamar yang pernah ditempati Imam Sobari Kholidatunn'imah.

Imam memutilasi Kholidatunn'imah di kamar mandi rumah kos, pada Minggu (17/72022) dini hari. Aksi keji tersebut dia lakukan seorang diri selama tiga hari.

Menurut polisi, sebagian organ tubuh korban dibuang ke kloset.

Sedangkan potongan tubuh yang lebih besar dibuang ke empat lokasi.

"Sebagian potongan tubuh korban dimasukkan ke dalam plastik dan dibuang di samping pabrik di Jalan Soekarno-Hatta,” kata Kapolda Jawa Tengah, Irjen Ahmad Luthfi saat menjelaskan pengungkapan kasus mutilasi ini, Selasa (26/7/2022).

Pelaku melanjutkan aksi kejinya pada Senin hingga Selasa (19/7/2022). Potongan-potongan tubuh tersebut kemudian dibuang ke beberapa lokasi.

"Hari Selasa, tersangka motong lagi dan dibuang di sungai dekat restoran Cimory on The Valley,” imbuh Ahmad Luthfi.

Setelah membuang seluruh potongan tubuh korban, Imam pergi ke Tegal lalu merencanakan kabur ke Tulungagung, Jawa Timur. (*)

Baca Selengkapnya: Polisi Ungkap Kasus Mutilasi....  

Baca Juga: Bertemu Wapres, Gubernur Anies Sampaikan Undangan Pernikahan

 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved