ACT

Khawatir Kabur, Polisi Cegah Empat Tersangka Kasus Penyelewengan Donasi ACT ke Luar Negeri

Pencekalan tersebut teregister dalam surat Nomor: B/5050/VII/RES.1.24./2022 Dittipideksus Bareskrim Polri. Surat itu ditandatangani pada 26 Juli 2022.

Editor: Yaspen Martinus
Facebook Ahyudin
Pendiri lembaga kemanusiaan Aks Cepat Tanggap (ACT), Ahyudin. Bareskrim Polri mencekal pendiri Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ahyudin dan Presiden ACT Ibnu Khajar, tersangka kasus dugaan penggelapan donasi publik. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Bareskrim Polri mencekal pendiri Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ahyudin dan Presiden ACT Ibnu Khajar, tersangka kasus dugaan penggelapan donasi publik.

Pencekalan tersebut teregister dalam surat Nomor: B/5050/VII/RES.1.24./2022 Dittipideksus Bareskrim Polri. Surat itu ditandatangani pada 26 Juli 2022.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Nurul Azizah menyampaikan, pihaknya meminta bantuan kepada Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM terakit pencekalan tersebut.

Baca juga: UPDATE Vaksinasi Covid-19 RI 27 Juli 2022: Dosis I: 202.333.791, II: 169.936.472, III: 55.275.438

Selain Ahyudin dan Ibnu, Bareskrim juga mencekal dua tersangka lainnya, yaitu Hariyana Hermain selaku Senior Vice President Operational Global Islamic Philantrophy dan Novariadi Imam Akbari, selaku sekretaris ACT periode 2009-2019.

"Bareskrim Polri meminta bantuan kepada Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM untuk melakukan pencekalan atau pencegahan ke luar negeri empat tersangka atas nama A, IK, NIA, dan HH," kata Nurul saat dikonfirmasi, Kamis (28/7/2022).

Ia menuturkan, keempat tersangka dicekal lantaran telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus tindak pidana penggelapan dan atau penggelapan dalam jabatan.

Baca juga: Besok Mardani Maming Datangi KPK? Denny Indrayana: Insyaallah

Dan atau tindak pidana informasi dan transaksi elektronik dan atau tindak pidana Yayasan dan atau tindak pidana pencucian uang.

Menurutnya, pencekalan tersebut sebagai langkah pencegahan, karena tersangka dikhawatirkan akan melarikan diri ke luar negeri.

"Bahwa untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut serta dikhawatirkan akan melarikan diri ke luar negeri," paparnya.

Diperiksa Jumat Pekan Ini

Bareskrim Polri bakal memeriksa empat tersangka kasus dugaan penyelewengan donasi di lembaga filantropi Aksi Cepat Tanggap (ACT), Jumat (29/7/2022) pekan ini.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan menyampaikan, mereka bakal diperiksa perdana dalam statusnya sebagai tersangka

"Selanjutnya akan ada panggilan untuk datang pada Hari Jumat," kata Whisnu kepada wartawan, Selasa (26/7/2022).

Baca juga: DAFTAR 10 Perusahaan Cangkang ACT, Diduga Ikut Menerima Donasi Publik

Whisnu menuturkan, penyidik bakal menentukan apakah keempatnya bakal ditahan usai diperiksa sebagai tersangka.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved