Ganjar Pranowo Sambangi Nelayan Cilacap, Bahas Asuransi Hingga Distribusi Solar

hingga kini total kurang lebih 10 ribu nelayan se-Jawa Tengah sudah tercover Bantuan Premi Asuransi Nelayan (BPAN) dari Pemprov Jawa Tengah.

Editor: Ahmad Sabran
HO
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo TPI Tegal Katilayu, Cilacap pada Rabu (27/7/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA- Demi menindaklanjuti laporan KUD Mino Saroyo Cilacap sebagai salah satu koperasi maju pada peringatan Hari Koperasi Jawa Tengah 2022, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyambangi tempat pelelangan ikan (TPI) Tegal Katilayu, Cilacap, Kamis (28/7/2022).

Kepada para nelayan, Ganjar menyampaikan pihaknya selalu berupaya menjamin kesejahteraan nelayan dengan memberikan asuransi kecelakaan, baik kecelakaan di laut maupun di darat.


Ganjar menyebut hingga kini total kurang lebih 10 ribu nelayan se-Jawa Tengah sudah tercover Bantuan Premi Asuransi Nelayan (BPAN) dari Pemprov Jawa Tengah.

"Jadi asuransinya ada kecelakaan di laut, ataupun di darat dan kita membayar preminya. Ini untuk memberikan jaminan kepada mereka," kata Ganjar di TPI Tegal Katilayu, Cilacap.

"Total asuransi yang sudah tercover kurang lebih 10 ribu nelayan se-Jawa Tengah itu kita cover. Mudah-mudahan akan membantu, setidaknya tenang lah para nelayan," lanjut Ganjar.

Lebih lanjut, terkait kesejahteraan nelayan, Ganjar mengatakan anggota koperasi harus terus mendapatkan pendampingan.

Baca juga: VIDEO Duel Seru RANS Nusantara VS PSS Sleman di Stadion Pakansari

Baca juga: Egy Maulana Vikri Sembuh Cedera dan Tidak Punya Klub, Lanjut ke Persija?

Baca juga: Ribuan Pencari Kerja Serbu BSI DiginoFest 2022 di Bekasi

Hal ini agar nelayan yang tergabung dalam koperasi bisa terus berkembang.

 
Terlebih, para nelayan mengeluhkan ke Ganjar ihwal pasokan BBM kapal yang kerap kehabisan stok.

Karena itu, Ganjar mengaku telah berkomunikasi dengan Pertamina agar memprioritaskan alokasi BBM jenis solar bagi nelayan.

"Ada beberapa yang mesti dibantu contohnya BBM. Sekarang alokasinya kan dibatasi, maka kemarin kami ngobrol dengan Pertamina agar nelayan dapat prioritas kebijakan," ujar Ganjar.

Ganjar juga menyarankan, setiap nelayan anggota koperasi yang membutuhkan pasokan BBM kapal wajib didata untuk memudahkan pemenuhan pasokan BBM ketika stoknya habis.


"Kemudian masing-masing harus dicatat, dimasukkan aplikasi MyPertamina. Umpama hari ini stok BBM-nya hanya cukup satu bulan, alokasinya sudah selesai sudah habis, maka segera dimintakan tambahan," ucap Ganjar.

Sementara itu, seorang nelayan bernama Kristanto mengeluh kepada Ganjar soal BBM.

Dia mengungkapkan hanya mendapatkan jatah 5 hingga 10 liter BBM jenis solar.

"Harapannya bisa mendirikan SPDN untuk koperasi kita, karena adanya koperasi kita sangat terbantu untuk kesejahteraan anggota," kata Kristanto.

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Temui Nelayan di TPI Cilacap, Ganjar Pastikan Asuransi dan Distribusi Solar

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved