Citayam Fashion Week

Polisi Komunikasi dengan Pemprov DKI Terkait Usulan Citayam Fashion Week Digelar Saat Car Free Day

Ditlantas Polda Metro Jaya usulkan ke Pemprov DKI Jakarta agar Citayam Fashion Week di Dukuh Atas digelar saat car free day.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Sigit Nugroho
WartaKota/Miftahul Munir
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan beri keterangan pers terkait Citayam Fashion Week. 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya mengusulkan ke Pemprov DKI Jakarta agar Citayam Fashion Week di Dukuh Atas, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat digelar saat car free day.

Hal itu diusulkan, bertujuan supaya tidak mengganggu arus lalu lintas dan mengakibatkan kemacetan panjang di lokasi tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan bahwa pihaknya masih berkomunikasi terkait usulan itu.

"Tentunya, ini masih kami bicarakan dengan Pemprov DKI Jakarta, agar terjadi kesepakatan antara kami dengan Pemprov DKI untuk penerapan aturan di sana. Artinya untuk mendukung semua orang," kata Zulpan, Rabu (27/7/2022).

Baca juga: Citayam Fashion Week Resmi Ditutup Mulai Hari Ini

Baca juga: Panti Sosial Kedoya Siap Tampung Pria Kemayu di Citayam Fashion Week, karena Dianggap PMKS

Baca juga: Langkah Baim Wong Batal Patenkan Citayam Fashion Week Tidak Terkait Pemprov DKI Jakarta

Menurut Zulpan, banyaknya warga yang berkunjung ke Citayam Fashion Week di Dukuh Atas akan semakin baik untuk menyalurkan kreativitas.

Namun, kegiatan positif itu jangan sampai menimbulkan kemacetan dan menjadi perhatian orang banyak karena terganggu melintas di sana.

"Sehingga, kami sedang mencari solusi yang terbaik bagaimana kegiatan tersebut tetap berkembang. Namun, kepentingan masyarakat yang lain, khususnya dengan lalu lintas tidak terganggu," tegas alumni Akpol 1995.

BERITA VIDEO: Rumah Baru Sudah Jadi, Billy Syahputra Diminta Segera Menikah

Sebelumnya, kegiatan Citayam Fashion Week di Dukuh Atas, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat membuat kemacetan arus lalu lintas.

Masyarakat yang melintas di sana merasa terganggu karena terjebak kemacetan.

Sebab, anak muda yang menamai dirinya SCBD (Sudirman, Citayam, Bojong Gede dan Depok) menutup jalan.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman meminta kepada anak muda SCBC untuk menggelar kegiatan dihari Minggu saja.

Karena pada hari itu pihaknya menggelar car free day atau hari bebas berkendaraan dan tak akan menimbulkan kemacetan.

"Pengguna jalan itu kan ada ketentuannya, artinya masyarakat boleh beraktivitas menggunakan jalan selama tidak menganggu orang lain," kata Latif, Selasa (26/7/2022).

Menurut Latif, aparat kepolisian tidak melarang atau berniat mematikan kreativitas anak muda Citayam di sana.

Namun, jika kegiatan itu sudah dianggap mengganggu maka pihaknya akan melakukan pengawasan dan penjagaan.

"Kalau digelar saat hari Minggu kan ada free day dan pasti tidak ada kendaraan yang melintas," tegasnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved