Kuliner

Kuliner Legendaris Jakarta: Gado gado Bon Bin di Jalan Cikini Bertahan Sudah 62 Tahun

Nama Bon Bin berasal dari nama Jalan Kebon Binatang yang merupakan nama jalan di daerah tersebut sebelum berganti nama jadi Jalan Cikini.

Wartakotalive/Yolanda Putri
Kuliner legendaris Jakarta, Gado gado Bon Bin di Jalan Cikini IV, Jakarta Pusat buka sejak 1960 

Lalu di tahun 1970, menurut Hadi semakin banyak pegawai kantor yang datang dan meminta makanan berat berupa nasi. Sejak itulah nasi rames dan lontong cap go meh ada.

"Orang kerja kan mau makannya yang kenyang ya, jadi kami siapkan menu nasi rames," ucapnya.

Pada tahun 1980, lantaran saat itu banyak anak-anak dan orang dewasa yang tak suka makan sayur.

Baca juga: Lewat Sistem Cloud Kitchen, Yummykitchen Tawarkan Peluang Bisnis Kuliner dengan Modal Minim

Hadi dan ibundanya pun menyajikan menu mi ayam.

"Ibunya makan Gado-gado, sedangkan anaknya nggak suka sayur-sayuran gitu. Makanya kita tambahkan menu mi, terus kami juga tambahkan ada ayam goreng," lanjutnya.

Namun, semenjak ibunya meninggal pada 2014 lalu, kini Hadi dibantu kakak serta adiknya untuk berbelanja bahan-bahan pembuatan gado-gado serta membuat bumbunya.

Meski ditengah gempuran makanan-makanan dari luar negeri, Hadi pun memiliki prinsip agar usaha kulinernya tetap menjadi pilihan hati masyarakat.

"Kami itu pertahankan dari cita rasa, bahan-bahannya, cara pembuatannya sama dari awal, kualitas bahan nomor satu bagi kami," imbuhnya.

Bahkan, para pelanggannya usai beberapa tahun baru bisa kembali berkunjung mengaku cita rasanya tetap enak dan otentik.

"Kemarin ada pembeli, sudah 20 tahun ia baru berkunjung ke sini lagi setelah tinggal lama di Amerika, terus bilang kalau rasanya sama kayak dulu. Bahkan ada yang bilang ini Gado-gado enak se-Indonesia" ucapnya sambil tertawa.

Semenjak ibunya meninggal pada 2014 lalu, kini Hadi dibantu kakak serta adiknya untuk berbelanja bahan-bahan pembuatan gado-gado serta membuat bumbunya.

Ia mulai sibuk mempersiapkan bahan dan membuat bumbunya mulai dari pukul 06.00 WIB.

Setelah semuanya siap Hadi mulai membuka usahanya pukul 10.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB (Senin-Minggu).

Harga yang dibandrol untuk satu porsi Gado-gado dengan lontong yakni Rp. 48.400, namun jika tak pakai lontong Rp. 48.000.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved