Pencabulan

Turut Disorot Kak Seto, Begini Kondisi Terkini Korban Pencabulan Anak di Kebayoran Lama

Kak Seto mendorong Kepolisian segera menangkap tersangka kasus pencabulan anak di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Ramadhan L Q
Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi mendatangi Mapolres Metro Jakarta Selatan pada Jumat (8/7/2022) siang. 

WARTAKOTALIVE.COM, KEBAYORAN BARU - Seto Mulyadi alias Kak Seto, selaku Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) mengungkap kondisi terkini korban pencabulan anak di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, inisial F (7).

"Kami tanyakan lagi sudah mulai tenang, sudah ceria," kata Kak Seto, saat dihubungi pada Selasa (26/7/2022).

Kak Seto juga meminta kejadian pahit yang dialami korban tersebut tidak diungkit kembali.

"Kami juga siapkan mental dari para keluarganya, jangan terus bertanya-tanya sebagainya, pokoknya fokus pada kegiatan pendidikannya, kegiatan bermainnya dan sebagainya," lanjutnya.

Ia berencana akan kembali mendatangi kediaman korban pada pekan depan.

Lebih lanjut, Kak Seto menuturkan bahwa pihaknya terus memantau kondisi korban.

Baca juga: Komisi D DPRD DKI Jakarta Minta Sudin Tegas Berhentikan PJLP Pelaku Pencabulan Anak Bawah Umur

Ia pun meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan, khususnya Suku Dinas Kesehatan, untuk memberikan pendampingan kepada korban.

"Kami akan terus memantau kondisinya, dan juga yang penting kami mendesak dinas kesehatan dari  Pemkot Jakarta Selatan, juga untuk memberikan pendampingan secara profesional juga," ujarnya.

"Setelah peristiwa itu, kami sudah mohon supaya ada segera ada tindak lanjut, pengawasan, dan kami juga ingin koordinasi," sambung Kak Seto.

Segera Tangkap

Sebelumnya, Kak Seto mendorong Kepolisian segera menangkap tersangka kasus pencabulan anak di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Untuk diketahui, polisi telah menerbitkan daftar pencarian orang (DPO) atas nama Ali Suyatno (50) perihal kasus pencabulan bocah perempuan berinisial F (7).

Adapun anak tersebut dicabuli oleh sopir taksi sekaligus tetangga kontrakannya sendiri di wilayah itu.

Baca juga: Modus Guru Ngaji Cabul Turunkan Ilmu, Santriwati Diminta Buka Baju, Tubuh Diolesi Madu dan Diraba

"Iya, terus. Kami terus pantau, kami selalu menanyakan kembali juga, waktu itu kan dengan Kanit PPA nya juga kan, ibu Mariana," ujarnya, saat dihubungi pada Selasa (26/7/2022).

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved