Polisi Tembak Polisi
Penembak Brigadir J yakni Bharada E Bungkam Usai Diperiksa Komnas HAM Selama 5 Jam
Pemeriksaan terhadap Bharada E yang merupakan salah satu ajudan Irjen Ferdy Sambo, berlangsung sekitar lima jam.
Penulis: Alfian Firmansyah | Editor: Budi Sam Law Malau
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Penembak Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J hingga meninggal dunia, yakni Bharada E alias Bharada Eliezer selesai diperiksa Komnas HAM, Selasa (27/6/2022) petang.
Pemeriksaan terhadap Bharada E yang merupakan salah satu ajudan Irjen Ferdy Sambo, berlangsung sekitar 5 jam.
Bharada E tiba pada pukul 13.25 WIB dan meninggalkan kantor Komnas HAM pukul 18.24 WIB dengan dikawal sejumlah petugas.
Ia tak berbicara sepatah kata pun ketika meninggalkan kantor Komnas HAM.
Bharada E menjadi ajudan terakhir yang meninggalkan kantor Komnas HAM.
Sebelumnya, 5 ajudan Ferdy Sambo yang lain, telah meninggalkan Komnas HAM usai menjalani pemeriksaan, sekira pukul 16.25 WIB.
Baca juga: Akhirnya, Kenakan Pakaian Hitam-Hitam Bharada E Penuhi Panggilan Komnas HAM
Komisioner bidang Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM Choirul Anam menyebutkan bahwa para ajudan diperiksa sendiri-sendiri.'
"Semua ajudan ditanyakan pertanyaan yang sama," kata Anam kepada wartawan, Selasa malam.
"Memang ada kekhususan masing-masing orang dalam struktur peristiwa yang menurut catatan kami punya kontribusi sendiri-sendiri, misalnya Bharada E kontribusinya apa dalam struktur peristiwa, kami tanya soal itu. Berbeda dengan ajudan lain yang memiliki kontribusi lain," jelasnya.
"Jadi misalnya, ajudan satunya kami tanya bagaimana perilaku ajudan lainnya," ucap Anam.
Baca juga: LPSK Juga Berniat Panggil Bharada E Pekan Ini, Psikologisnya Bakal Diperiksa
Selain itu, Komnas HAM mendalami bagaimana hubungan para ajudan dengan keluarga Fedy Sambo.
"Semua kami tanya, soal hubungan antara ajudan satu dengan lainnya, ajudan dengan Pak Sambo, ajudan dengan Bu Putri juga kami tanyakan," tutup Anam.
Sebelumnya direncanakan, ada tujuh ajudan Irjen Ferdy Sambo yang akan diperiksa Komnas HAM, Selasa hari ini.
Baca juga: Komnas HAM: Bharada E Belum Penuhi Panggilan, Kalau Tidak Hari Ini Besok Pagi
Namun, Anam mengonfirmasi bahwa hanya ada enam ajudan yang memenuhi panggilan Komnas HAM.
Dalam konstruksi kasus yang disampaikan polisi, Bharada E diduga terlibat dalam peristiwa saling tembak yang menewaskan Brigadir J di rumah dinas Sambo.
Akan tetapi, keterangan dari para ajudan lain dianggap juga krusial bagi Komnas HAM.(m32)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Bharada-3-yang-mengenakan-baju-hitam-dan-masker-hitam-bungkam.jpg)