Rumah Tidak Layak Huni

Pemkot Kota Tangerang Selatan Berencana Memperbaiki 150 Rumah yang Tidak Layak Huni di Tahun 2022

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) akan memperbaiki 150 rumah tidak layak huni di tahun 2022.

WartaKota/Rafsanzani Simanjorang
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, (tiga dari kiri) saat membuka sosialisasi persiapan pelaksanaan perbaikan rumah tidak layak huni (RUTLH), Senin (25/7/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) akan memperbaiki 150 rumah tidak layak huni di tahun 2022. 

Perbaikan tersebut tersebar di tujuh kecamatan di Tangerang Selatan.

Demikian dikatakan oleh Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, saat membuka sosialisasi persiapan pelaksanaan perbaikan rumah tidak layak huni (RUTLH), Senin (25/7/2022).

Sosialisasi tersebut digelar di dua lokasi, yaitu di Kecamatan Serpong dan Kecamatan Serpong Utara yang diselenggarakan oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimta) Tangsel. 

Baca juga: Pemprov Jateng Optimis Target Perbaikan Rumah Tak Layak Huni Rampung Tahun Ini

Baca juga: Kementerian BUMN dan Pemkot Tangsel Gelar Pasar Rakyat dan Bazar UMKM di Pondok Cabe

Baca juga: Tenaga Honorer Akan Dihapus, Pemkot Tangsel Bingung Pikirkan Nasib 7 Ribu Honorernya: Kasihan Mereka

"In Shaa Allah, tidak lama lagi akan dimulai pembangunan. Paling lama 45 hari proses pembangunannya." kata Benyamin.

"Dengan rincian 36 rumah di Ciputat. 15 rumah di Ciputat Timur. 20 rumah di Pamulang. 32 di Kecamatan Pondok Aren. 22 di Serpong. 18 rumah di Serpong Utara dan 7 rumah di Kecamatan Setu," tutur Benyamin.

BERITA VIDEO: Tragis Pengambilan Nyawa Hingga Pencurian Terhadap Wanita Pekerja Seks di Hotel Laura Senen Jakarta

Benyamin menjelaskan bahwa sosialisasi itu dilakukan sebagai langkah persiapan untuk memerbaiki rumah yang tidak layak huni menjadi layak huni. 

Program bedah rumah di Tangsel sendiri sudah ada sejak 2012. 

Secara bertahap, Pemkot Tangsel telah melakukan program untuk memperbaiki rumah tidak layak huni di Tangerang Selatan.

"Besar harapan kami, dengan adanya program ini dapat memberikan manfaat yang sebaik-baiknya," ujar Benyamin.

Ia pun meminta bedah rumah yang dilakukan dikawal oleh Camat, Lurah, RW, RT, hingga BKM supaya pembangunannya bisa berjalan dengan baik.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved