Breaking News:

BREAKING NEWS

BREAKING NEWS: Polisi dan BP3MI Gerebek Penyalur TKW Ilegal, 46 Orang akan Dikirim ke Arab Saudi

Polisi bersama BP3MI Bandung bergerak cepat saat mengetahui ada tempat penampunga TKW ilegal. Penggerebekan dilakukan.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Valentino Verry
BREAKING NEWS: Polisi dan BP3MI Gerebek Penyalur TKW Ilegal, 46 Orang akan Dikirim ke Arab Saudi
Warta Kota/Muh Azzam
Penggerebekan ke tempat penyalur TKW atau pekerja migran indonesia (PMI) ilegal. Saat di lokasi ditemukan 46 orang wanita untuk dikirimkan ke Arab Saudi.

WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG - Polres Karawang bersama Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Bandung melakukan penggerebekan ke tempat penyalur TKW atau pekerja migran indonesia (PMI) ilegal.

Tempat itu merupakan sebuah rumah tinggal di Dusun Mekarsari, Desa Kalangsari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang. Saat di lokasi ditemukan 46 orang wanita siap dikirimkan ke Arab Saudi.

Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Arief Bastomy membenarkan kegiatan penggerebekan tempat penyalur PMI ilegal tersebut.

"Iya benar, kegiatan itu dilakukan oleh BP3MI Bandung bersama Polres Karawang pada Minggu (24/7/2022)," kata Tomy saat dikonfirmasi pada Selasa (26/7/2022).

Tomy menerangkan, penggerebekan itu dilakukan atas informasi dari masyarakat kepada BP3MI Bandung. Lalu, pihak Polres diminta membackup kegiatan tersebut.

"Informasi dari masyarakat maka BP2MI melakukan penyelidikan kaitan itu, kemudian kami membackup kegiatan tersebut," jelas dia.

Dikatakannya, saat penggerebekan itu ditemukan sebanyak 46 calon pekerja migran Indonesia (CPMI).

Baca juga: Jasad TKW Mengambang di Kali Bengbang Karawang, Ditemukan Luka di Mata dan Bibir

Mereka hendak diberangkatkan ke Arab Saudi secara ilegal untuk menjadi asisten rumah tangga (ART).

"Para CPMI itu semua perempuan, mereka asalnya ada dari Karawang dan luar Karawang," ucapnya.

Dia menambahkan, pihaknya sudah melakukan serangkaian penyelidikan dan masih proses. Sejauh ini juga sudah memeriksa lima saksi terkait kegiatan tersebut.

Kemudian para CPMI itu sudah dipulangkan ke keluarga masing-masing.

"Untuk informasi lebih lanjut nanti disampaikan, karena sementara masih penyelidikan," tandasnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved