PAD Kabupaten Bogor

Ditinggal Ade Yasin, Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Bogor Langsung Anjlok, Ada Apa?

Sekda Kabupaten Bogor Burhanudin mengungkapkan fakta mengejutkan seputar PAD, setelah sang komandan Ade Yasin ditangkap KPK.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Hironimus Rama
Sekda Kabupaten Bogor Burhanudin meminta perangkat daerah di wilayahnya untuk proaktif memburu pendapatan asli daerah (PAD), krena saat ini anjlok. 

Program relaksasi pajak ini mendapat dukungan dari Bank Jabar Banten (BJB).

Pimpinan Bank Jabar Banten Wilayah Cibinong, Budi Jamaludin mengapresiasi kolaborasi antara Pemkab Bogor dengan Pemprov Jabar.

"Program ini berkontribusi besar dalam meningkatkan daya tarik masyarakat sebagai wajib pajak dalam meningkatkan pembayaran pajak," ungkapnya.

Dukungan kemudahan layanan pembayaran pajak diberikan BJB melalui Aplikasi BJB Digi yang terintegrasi dengan aplikasi SAMBARA.

Baca juga: Terbit Inpres Nomor 1 Tahun 2022, BPN Kabupaten Bogor Dukung JKN-KIS Jadi Syarat Mengurus Tanah

"Layanan E-Samsat bisa dilakukan melalui layanan yang telah bekerjasama dengan Bank BJB baik Indomaret, Alfamart, Tokopedia, Buka Lapak, dan sebagainya," jelas Budi.

Selain e-samsat untuk pembayaran pajak kendaraan bermotor, Bank BJB pun mempunyai produk lainnya yaitu t-samsat yang merupakan produk tabungan khusus pembayaran PKP tahunan yang dimiliki BJB.

Dengan menggunakan T-Samsat, wajib pajak tidak perlu lagi mengantri sebab pembayaran dilakukan secara otomatis melalui sistem auto debit kepada tabungan samsat.

Wajib pajak juga dapat terhindar dari denda keterlambatan akibat lupa pada saat waktu pembayaran.

"Semoga dengan layanan E-Samsat dan T-samsat tersebut bank BJB dapat memberikan andil dalam optimalisasi pajak daerah serta membantu mempermudah masyarakat dalam menaikkan pembayaran pajak kendaraan bermotornya," tandas Budi.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved