MotoGP

Mantan Bos Suzuki Ecstar Prihatin Karier Joan Mir di MotoGP Terancam, Berharap Ada Juru Selamat

Mantan bos Suzuki Ecstar Davide Brivio sedih melihat Joan Mir yang belum dapat tim, dampak bubarnya tim di MotoGP pada musim depan.

Penulis: Valentino Verry | Editor: Valentino Verry
Motogp.com
Pebalap Suzuki Ecstar Joan Mir belum mendapatkan tim baru untuk musim 2023 MotoGP, setelah tim Suzuki menyatakan bubar. Suzuki butuh investor untuk menjalankan tim besar tersebut. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Davide Brivio, mantan petinggi Suzuki Ecstar, prihatin melihat karier Joan Mir, juara dunia MotoGP 2020.

Pasalnya, meski menyandang gelar juara dunia, tak mudah bagi Joan Mir untuk mendapatkan kontrak baru.

Persoalan ini dipicu oleh kebijakan manajemen Suzuki yang mengakhiri kiprah di MotoGP pada 2022 ini.

Akibatnya, tim yang dibentuk Davide pun hancur, padahal di dalamnya terdapat banyak orang hebat.

Namun, berhubung tak ada investor, hal ini memberatkan Suzuki Ecstar untuk melanjutkan kiprah di MotoGP.

Selama ini Davide dikenal sebagai sosok terpandang di MotoGP.

Selain Suzuki Ectar, dia pernah menjabat sebagai Manajer Yamaha Factory Team, yang menggaet Valentino Rossi hingga berjaya.

Berkat tangan dinginnya, Suzuki Ecstar yang minim sponsor bisa meraih gelar juara dunia di MotoGP pada 2020.

Prestasi hebat pria Italia tersebut membuatnya dipinang untuk menjadi Direktur Balap Alpine F1 Team pada 2021.

Setelah semusim di Alpine, peran Davide kini berubah total.

Davide Brivio mantan petinggi Suzuki Ecstar, tim balap di MotoGP.
Davide Brivio mantan petinggi Suzuki Ecstar, tim balap di MotoGP. (Tribunnews.com)

Dia tidak lagi menjabat Direktur Balap dan berganti posisi sebagai Direktur Proyek Ekspansi Balap di Alpine.

Davide sudah tidak lagi fokus di F1. Perannya kini adalah mencarikan peluang bagi Alpine untuk berlaga di ajang balap lainnya.

Meski begitu, Davide tetap mempunyai pengalaman di dunia F1, dan kemudian memberanikan diri berbicara situasi bisnis MotoGP.

Berkaca pada situasi Suzuki yang akan hengkang pada 2023, Davide coba membandingkan bisnis di MotoGP dan F1.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved