Musik

Cerita Bakkar Wibowo 'Berburu' Konser Musik, Membawanya Tekuni Industri Pertunjukan Musik Indonesia

Hobi Bakkar Wibowo nonton beragam konser musik musisi dunia membawanya terjun ke industri pertunjukkan dan panggung musik Indonesia.

Dokumentasi Pribadi
Hobi Bakkar Wibowo nonton beragam konser musik musisi dunia di luar negeri membawanya terjun ke industri pertunjukkan dan panggung musik Indonesia. 

WARTAKOTALIVE.COM, YOGYAKARTA - Hobi Bakkar Wibowo nonton beragam konser musik musisi dunia membawanya terjun ke industri pertunjukkan dan panggung musik Indonesia.

Bakkar Wibowo yang semasa kecil sudah mendengar lagu keroncong yang dimainkan ayahnya itu juga memberinya inspirasi ketika dewasa.

Bakkar Wibowo kini dikenal sebagai promotor kondang Indonesia.

Bakkar Wibowo, CEO Sinergi Live dan founder Balkonjazz Festival, berbincang di Gasblock PGN Balkondes Karangrejo, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (14/5/2022).
Bakkar Wibowo, CEO Sinergi Live dan founder Balkonjazz Festival, berbincang di Gasblock PGN Balkondes Karangrejo, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (14/5/2022). (Dokumentasi Balkonjazz Festival 2022)

Ia adalah co-founder Prambanan Jazz Festival yang mulai muncul di industri musik Indonesia tahun 2015 dan JogjaROCKarta sampai MocoSik Festival.

Bakkar Wibowo juga founder Balkonjazz Festival di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

Dari kakaknya, Bakkar Wibowo juga sering mendengar banyak lagu jazz.

Baca juga: Pesta di Gasblock PGN Balkondes Karangrejo Berakhir, Bakkar Wibowo: Keterlibatan Warga adalah Kunci

Baca juga: Balkonjazz Festival 2022 Berikan Dampak Positif, Bakkar Wibowo: Festival Sejatinya Melibatkan Warga

"Saya mulai mendengar musik keroncong dan musik lawas yang sering dimainkan bapak saya, sampai musik jazz yang didengar kakak saya, sejak saya masih kecil," kata Bakkar Wibowo, kemarin.

Jauh sebelum mendengar musik rock, Bakkar Wibowo justru sering mendengarkan musik jazz.

Sebelum dikenal sebagai promotor musik, Bakkar Wibowo senang 'nongkrong' di kawasan Ngejaman, Yogyakarta, hingga sering mendengar musik rock.

Direktur Balkonjazz Festival Bakkar Wibowo dan Jatmika Budi Santoso, Direktur PT Manajemen CBT Nusantara sebagai pengelola Balkondes, dalam jumpa pers menjelang Balkonjazz Festival 2019 di Balkondes Ngaran, Kecamatan Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (13/9/2019).
Direktur Balkonjazz Festival Bakkar Wibowo dan Jatmika Budi Santoso, Direktur PT Manajemen CBT Nusantara sebagai pengelola Balkondes, dalam jumpa pers menjelang Balkonjazz Festival 2019 di Balkondes Ngaran, Kecamatan Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (13/9/2019). (Dokumentasi Sinergi Nusantara)

Ngejaman di era tahun 1990-an dikenal sebagai kawasan 'kaki lima' yang sering menjual kaset.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved