Eksklusif Warta Kota

Dubes Ukraina Sebut Putin Takut Datang ke G20 karena Telah Rusak Agenda Besar Presiden Jokowi

Vasyl mengatakan, Rusia sudah merusak semua agenda oleh agresi yang mereka lakukan saat ini terhadap Ukraina.

Tribunnews/Imanuel Nicolas Manafe
Duta Besar Ukraina untuk Indonesia Vasyl Hamianin saat berkunjung ke redaksi Warta Kota, Rabut (13/7/2022) 

Bisakah kamu menjelaskan implikasi ekonomi dari invasi ini?

Tentang implikasi ke dunia. Saya hanya bisa menyebutkan dua atau tiga poin yang menurut saya krusial. Sebenarnya perang ini memicu krisis global khususnya sistem pengamanan pengantaran makanan karena agresi ini.

Membuat sistem tersebut berada di bawah perdagangan. Yang kedua adalah sistem logistik yang berada di bawah perdagangan. Lalu ada juga sistem kesehatan global, dan pandemi Covid-19. Setelah itu ada juga sistem keuangan.

Secara general agresi Rusia merusak semua global ekonomi. Energi, makanan, keuangan, logistik, dan transportasi. Jika kita tidak bertindak, maka krisis akan semakin besar. Ini adalah masalah besar. Tapi masalah besar ini dapat terselesaikan jika penyerangan ini usai.

Implikasi dari kedatangan Jokowi ke Ukraina dan Rusia, khususnya terkait G20 di Bali?

Itu adalah cerita yang lain. Kita berbicara tentang Presiden Jokowi datang ke Ukraina dan G20 submit di Bali. Itu adalah hal yang berbeda. Kami sangat senang dengan kedatangan Jokowi ke Ukraina. Juga ibu negara, itu sangat berkesan bagi kami. Itu bisa menjadi contoh yang baik bagi negara lain. Bagi negara-negara yang menginginkan perdamaian di Ukraina.

Untuk melakukan apa saja. Dan untuk mencegah krisis global akibat invasi ini. Dan itu langkah yang sangat bagus untuk resolusi perdamaian bagi peperangan ini. Kami bangga dengan pemerintahan kami, kami bangga dengan Pak Jokowi, dan pemerintah Indonesia. Juga saya sebut Ibu Retno.

Dia sudah banyak berbuat agar pertemuan ini terjadi. Dan dia banyak berbuat untuk follow up setelah pertemuan kemarin.

Untuk G20 di Bali, yang bisa saya katakan, itu adalah hal yang mustahil. Karena Rusia sudah merusak semua agenda yang sudah dibuat oleh Presiden Indonesia.

Jadi apakah bisa dikatakan Putin tidak akan datang ke agenda G20?

Maksud saya, Rusia sudah merusak semua agenda yang sudah dibuat oleh Presiden Indonesia untuk promosi dan diraih. Itu semua sudah dirusak oleh agresi Rusia. Sekarang, tidak ada agenda apapun yang bisa didiskusikan khususnya G20 besok November, khususnya tentang situasi di Ukraina.

Jika kamu memahami ini semua, kamu harus melaporkan tentang agresi Rusia kepada Ukraina yang sudah parah. Dan konsekuensi dari agresi itu di setiap poin pada agenda ini.

Tentang G20 submit Bali di November, saya pikir agresi Rusia ke Ukraina akan menjadi poin penting yang akan didiskusikan. Untuk memberhentikan pertempuran, untuk memberhentikan agresi, dan membawa perdamaian.

Untuk membuat ini semua berhenti, adalah dengan melakukan pre kondisi.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved