Motif Begal Sadis yang Habisi Nyawa Korbannya dengan Golok di Kebon Bawang

Polisi mengungkap motif pelaku begal di Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara yang telah menghabisi nyawa korbannya dengan menggunakan golok.

Warta Kota/M. Rifqi Ibnumasy
Dua pelaku pembegalan di Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara diamankan di Polsek Tanjung Priok. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANJUNGPRIOK - Polisi ungkap motif pelaku begal yang beraksi di Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara yang telah menghabisi nyawa korbannya. 

Kapolsek Tanjung Priok Kompol M. Yamin menyebut, motif kejahatan kedua pelaku berinisial NS (17) dan EW (18) untuk judi slot online dan beli narkoba.

"Motifnya, dari hasil kejahatan itu mereka gunakan untuk mengonsumsi sabu dan judi slot, karena hasil tes urin positif metamfetamin," kata Yamin saat menggelar press release pada Jumat (15/7/2022).

Sebelumnya, kedua pelaku begal itu telah menghabisi nyawa korbannya berinisial YJ (29) dengan beberapa sabetan golok tepat di depan ruko tempat kerjanya. 

Baca juga: VIDEO: Identitas Begal Sadis di Kebon Bawang Ternyata Masih ABG

Saat kejadian, YJ baru datang dari kampung halamannya di wilayah Kuningan, Jawa Barat Pada Rabu (12/7/2022) lalu, sekira pukul 04.00 dini hari. 

Tiba-tiba, pelaku begal NS dan EW langsung menyerang YJ yang saat itu sedang memainkan HP sembari menunggu pintu gerbang terbuka.

Korban sempat lari sebelum akhirnya tersungkur dan dihujani beberapa sabetan golok oleh EW selaku eksekutor.

Polsek Tanjung Priok berhasil meringkus satu pelaku NS kurang dari 12 pasca kejadian saat berada di rumahnya, kawasan Koja, Jakarta Utara.

Sedangkan pelaku lainnya, EW dibekuk polisi setelah 24 jam buron di wilayah Kelurahan Cibadak, Cibitung, Kabupaten Bekasi.

Baca juga: VIDEO : Pelaku Begal Sadis di Depok Dibekuk Polisi

"Barang bukti yang kita amankan ada pakaian, kendaraan bermotor, alat golok yang sudah kita amankan. Lengkap, barang bukti yang digunakan sudah kita amankan semua," ungkapnya. 

Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok AKP Bryan Wicaksono menyebut, kedua pelaku begal yang berhasil diamankan itu menargetkan korban yang sedang bermain HP di pinggir jalan.

"Sasarannya masyarakat yang menggunakan HP di pinggir jalan yang dilakukan sekitar jam 1 sampai jam 4 pagi. Kurang lebih dini hari," kata Bryan.

Bryan menyebut, pelaku sudah melakukan aksinya lima sampai delapan kali di wilayah Jakarta Utara.

Atas kejahatan ini, pelaku kenaikan Pasal 356 ayat 2 tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan dengan hukuman maksimal 12 tahun kurungan. (m38)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved