Kesehatan

Ketua Umum Kowani Giwo Rubianto Sebut Percepatan Penurunan Stunting Perlu Dukungan Dunia Usaha

Percepatan penurunan stunting perlu dukungan dunia usaha. Hal itu disampaikan Ketua Umum Kowani Giwo Rubianto dalam sebuah diskusi soal stunting.

Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
Istimewa
Ketua Umum Kowani Giwo Rubianto Sebut Percepatan Penurunan Stunting Perlu Dukungan Dunia Usaha 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Ketua Umum Kowani Giwo Rubianto Sebut percepatan penurunan stunting perlu dukungan dunia usaha.

Kowani berupaya turut menurunkan angka stunting di Indonesia. Sebab itu, mereka menggelar webinar bertajuk Dukungan Dunia Usaha Dalam Implementasi Perpres Nomor 72 Tahun 2021 Tentang Percepatan Penurunan Sunting.

Webinar tersebut diselenggarakan pada Kamis (14/7/2022).

Kongres Wanita Indonesia (Kowani) merupakan organisasi federasi perempuan tertua dan terbesar di Indonesia dengan 97 anggota dari anggota organisasi di tingkat pusat serta 87 juta anggota perempuan dari seluruh penjuru nusantara.

Berdiri sejak 22 Desember 1928 atau yang biasa kita peringati sebagai Hari Ibu dengan visi misi menjadi wadah penghimpun serta penyalur aspirasi wanita dalam melaksanakan peran dan partisipasinya di segala aspek kehidupan.

Baca juga: Ketua Umum Kowani Giwo Rubianto Berharap dr. Rubini Menjadi Pahlawan Nasional

Sejak tahun 1935 Kowani telah mengemban amanah Ibu Bangsa dimana kewajiban utama Wanita Indonesia adalah untuk mempersiapkan penerus masa depan bangsa yang kreatif, inovatif, unggul, yang sehat jasmani dan Rohani serta berkepribadian bangsa yang kuat dan nasionalis.

Dalam upaya mempersiapkan generasi bangsa yang unggul dan mampu mengikuti perkembangan dunia, kowani bertanggungjawab memastikan bahwa Wanita Indonesia mampu meningkatkan kesehatan secara berkelanjutan sejak janin, balita hingga remaja.

Salah satunya melalui kolaborasi dengan Pita Putih Indonesia (PPI) yang merupakan organisasi kemasyarakatan yang peduli pada peningkatan kesehatan ibu hamil, melahirkan, nifas dan kesehatan bayi serta anak.

Pita Putih Indonesia didirikan pada tahun 1999 di Jakarta dan diresmikan secara nasional pada tanggal 8 Mei 2002 oleh Bapak Yusuf Kalla yang menjadi Menkokesra pada masa itu.

Baca juga: Giwo Rubianto Sampaian Cerita Dokter Indonesia yang Sukses di Amerika Tentang Memulai Hidup Sehat

Organisasi yang merupakan Aliansi dari Global White Ribbon Alliance (GWRA) yang berkedudukan di Washington D.C., sekaligus organisasi masyarakat yang turut mendukung dan membantu Pemerintah.

Kemudian bermitra dengan swasta, NGO, pemangku kepentingan (stakeholders) lainnya yang memiliki Visi yang sama dalam upaya percepatan penurunan AKI, AKB, AKBa (balita) serta Keselamatan Ibu hamil, Ibu bersalin, Ibu nifas, menyusui dan bayi baru lahir serta anak.

Kowani, Pita Putih Indonesia beserta seluruh mitra kerja kami di tanah air merasa prihatin dengan tingginya angka Stunting di Indonesia, berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 yang dilaksanakan Kementerian Kesehatan, angka prevalensi stunting masih pada persentase 24,4 persen dimana angka ini masih berada di atas standar yang ditetapkan oleh

WHO yaitu 20 % . Ini merupakan masalah kesehatan masyarakat yang jika situasi ini dibiarkan, Indonesia akan kehilangan satu generasi produktif.

Presiden RI pada tahun 2024 telah menetapkan untuk target penurunan stunting menjadi 14 % .

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved