Pelecehan Seksual

Cegah Pelecehan, PKS Usul Angkot Khusus Laki-laki dan Perempuan, Ini Tanggapan Pemprov DKI Jakarta

Pemprov DKI Jakarta mengkaji usulan PKS terkait angkot khusu laki-laki dan perempuan untuk cegah pelecehan seksual.

Warta Kota/Ramadhan L Q
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke angkot di kawasan Stasiun Tebet, Jakarta Selatan pada Rabu (13/7/2022) sore, buntut adanya pelecehan seksual dalam angkot 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DKI Jakarta mengusulkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyediakan angkutan umum (angkot) khusus perempuan dan laki-laki, guna mencegah terjadinya pelecehan seksual yang terjadi di dalam angkot beberapa waktu lalu.

Sebab, angkot memiliki keterbatasan kapasitas penumpang dibandingkan transportasi umum lainnya. 

Terlebih, kasus pelecehan seksual di transportasi umum Jakarta meningkat dalam dua tahun terakhir. 

Terdapat 15 kasus pelecehan seksual yang terjadi pada rentang Januari- Juli 2022.

Padahal di 2021, hanya ada tujuh kasus pelecehan seksual yang terjadi di transportasi publik.

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta turut memberikan tanggapannya terkait usulan PKS tersebut.

Baca juga: Buntut Maraknya Kasus Pelecehan Seksual, BKOW DKI Jakarta Dukung Angkot Khusus Perempuan

"Kami pertimbangkan usulan itu. Ada juga ibu-ibu menyampaikan hal (usulan angkot khusus laki-laki dan perempuan) yang sama," ujarnya di Gedung Balaikota, Jakarta Pusat pada Kamis (14/7/2022). 

Politikus Partai Gerindra ini mengatakan, pihaknya bakal mengkaji saran dari PKS.

Baca juga: Pelecehan Seksual di Angkutan Umum, Transjakarta Wacanakan Pisahkan Penumpang Pria dan Wanita

Menurutnya, usulan PKS bisa menjadi pertimbangan untuk mengadakan angkot khusus perempuan dan laki-laki. 

"Artinya perlu ada ke depan, apakah perlu ada angkot khusus," tukasnya. 

Baca juga: Terjun Langsung Sosialisasi, Wagub DKI Jakarta Minta Sopir Angkot Ikut Cegah Pelecehan Seksual

Diberitakan sebelumnya, seorang perempuan berinisial AF diduga menjadi korban pelecehan seksual di dalam angkot saat melintas dari arah Stasiun Tebet menuju Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (4/7/2022) pagi.

Dalam keterangan yang diterima akun Instgaram @Merekamjakarta, AF mengaku bagian dadanya diraba pelaku. 

AF saat itu duduk di sebelah terduga pelaku.  Saat dugaan pelecehan terjadi, angkutan umum dalam kondisi penuh. (M35)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved