Sampah

Tak Ada Tempat Sampah, Warga Buang Sembarangan di Jalan Maulana Hasanudin

Warga Kota Tangerang kini sembarangan membuang sampah, mereka kerap melempar sampah rumah tangga di Jalan Maulana Hasanudin.

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Valentino Verry
warta kota/gilbert sem sandro
Tumpukan sampah ada di Jalan Maulana Hasanudin karena warga Kota Tangerang membuang secara sembarangan. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Tumpukan sampah yang menggunung di Jalan Maulana Hasanudin, Cipondoh Makmur, Cipondoh, Kota Tangerang, hingga meluber ke tengah badan jalan.

Melalui pantauan Wartakotalive.com, tumpukan sampah itu berada di tepi aliran dari Kali Sipon, Cipondoh.

Baca juga: Operasi Hidung Berjalan Lancar, Ketum PSSI Minta Ronaldo Kwateh Tidak Buru-buru Berlatih Sepak Bola

Sampah yang meluber hingga ke tengah Jalan Maulana Hasanudin tersebut cukup menghambat arus lalu lintas.

Pasalnya, pengendara yang melintas harus memperlambat laju kendaraan mereka, lantaran terdapat banyaknya sampah plastik, yang menyebabkan badan jalan menjadi licin.

Tumpukan sampah berjejer pada separator Jalan Raden Fatah tersebut, terbungkus dengan plastik berukuran besar berbagai warna hingga menggunakan karung.

Terlihat, sampah-sampah yang dibuang pada jalan tersebut terdiri dari limbah-limbah rumah tangga dan juga sampah yang berasal dari para pedagang yang berjualan di kawasan Cipondoh. 

Terlihat, aliran Kali Sipon yang ada di tepi jalan itu juga menjadi kotor, akibat banyaknya sampah mulai dari daun-daunan hingga batang pohon berukuran sedang.

Tumpukan sampah yang berjejer tersebut juga membuat bekas pada jalan yang berwarna hitam. Aroma bau yang tidak sedap yang amat menyengat, juga terjadi akibat tumpukan sampah tersebut.

Ketua RT 06/RW 02, Cipondoh Makmur, Cipondoh, Rudi mengatakan, titik tersebut merupakan bak pembuangan sampah untuk warga yang tinggal di sekitar Cipondoh Makmur.

Baca juga: PSSI Dapat Bantuan FIFA Foundation Berupa Program F4S, 250.000 Bola Adidas, dan Uang 50.000 Dolar AS

Namun, warga yang berasal dari luar Cipondoh, seperti Poris, hingga Batu Ceper, banyak yang turut membuang sampah di bak pembuangan sampah itu.

"Ini sebenarnya bak pembuangan sampah untuk warga Cipondoh Makmur saja, tapi malah lebih banyak warga dari daerah lain yang buang sampah disini, makanya sampai numpuk banyak," ujar Rudi.

Rudi menjelaskan, penyebab utama menggunungnya sampah tersebut, akibat terlambatnya truk pengangkut sampah yang seharusnya mengangkut menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing datang.

Menurutnya, truk pengangkut sampah hanya datang mengangkut sampah di lokasi tersebut, saat malam hari, sekitar pukul 22.00 WIB.

Pemulung mengais sampah di TPA Rawa Kucing, Neglasari, Kota Tangerang.
Pemulung mengais sampah di TPA Rawa Kucing, Neglasari, Kota Tangerang. (WARTA KOTA/ANDIKA PANDUWINATA)

"Sopir truk yang harusnya mengangkut sampah disini juga, angot-angotan, datengnya malah malam hari terus," katanya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved