Investasi

Pemprov Jabar Targetkan Pemkab Bekasi Mampu Dapatkan Investasi Sebesar Rp 64 Triliun di Tahun 2022

Pemprov Jabar menargetkan Pemkab Bekasi bisa membukukan setidaknya Rp 64 triliun realisasi investasi di tahun 2022.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Sigit Nugroho
WARTA KOTA
PJ Bupati Bekasi Dani Ramdan 

WARTAKOTALIVE.COM, CIKARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menargetkan Pemkab Bekasi bisa membukukan setidaknya Rp 64 triliun realisasi investasi di tahun 2022.

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mengakui bahwa target tersebut sangat besar bila dibandingkan dengan kabupaten/kota lainnya di Jawa Barat.

"Memang sangat besar. Tetapi di sisi lain ini, merupakan kehormatan untuk kami jika bisa ikut mendukung realisasi investasi di Kabupaten Bekasi," kata Dani saat dikonfirmasi, Rabu (13/7/2022).

Dani berujar bahwa bermasalah jadi wilayah kawasan industri terbesar se-Asia Tenggara, pihaknya optimistis bisa mencapai target tersebut.

Menurut Dani, angka yang ditargetkan merupakan tanggung jawab, karena bagaimanapun target investasi yang telah dicanangkan oleh pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat bertujuan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga: Pemkab Bekasi Bakal Gelar Lomba Cerdas Cermat saat Hari Jadi ke-72

Baca juga: Bank BPD DKI Tawarkan Program Ciclan Emas untuk ASN Kota Bekasi Sebagai Investasi

Baca juga: Polemik Investasi Telkomsel di GoTo, Pengamat: Lebih Banyak Nuansa Politik

Apalagi saat ini, sedang dalam taraf pemulihan dari pandemi Covid-19. 

"Berdasarkan laporan sampai triwulan satu, masih on the track. Sesuai dengan harapan yang telah ditetapkan oleh Provinsi Jawa Barat," kata Dani.

"Oleh karena itu, kami merasa optimistis terlebih situasi secara umum baik kondisi ekonomi, sosial, lingkungan saat ini juga sangat kondusif. Mudah-mudahan bisa kita jaga terus," ujar Dani.

Dani menuturkan bahwa sebagai wujud komitmen Pemkab Bekasi untuk mendorong percepatan realisasi investasi serta tercapainya target di tahun 2022, berbagai langkah telah dilakukan mulai dari tersedianya Mal Pelayanan Publik (MPP) untuk melayani perizinan, serta layanan-layanan khusus yang diperlukan. 

BERITA VIDEO: PTUN Batalkan Revisi UMP 2022, Pemprov DKI Jakarta Berupaya Mencari Solusi Terbaik

Kemudian dari sisi kondusifitas lingkungan, pihaknya juga sudah menggerakkan Muspika serta kepala desa, agar membantu mempermudah jalannya investasi yang ada di Kabupaten Bekasi. 

"Saya juga sudah memberikan layanan hotline bagi para pengusaha dan investor jika mengalami kendala atau kesulitan," tutur Dani.

Dani juga mengajak kepada para pengusaha dan investor di Kabupaten Bekasi, untuk bersama-sama memenuhi kewajiban untuk menyampaikan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) secara tepat waktu. 

"Mari kita penuhi laporan LKPM nya secara tepat waktu. Saya selalu menyediakan karpet merah, setiap kesulitan akan kami bantu dan jembatani. Karena pada dasarnya kita adalah mitra, untuk itu jangan segan-segan menyampaikan semua persoalan sehingga kita bisa maju bersama," papar Dani.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menetapkan target realisasi investasi Jabar pada tahun 2022 sebesar kurang lebih Rp 170 triliun.

Hal ini berdasarkan Undang Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal, setiap perusahaan berkewajiban untuk membuat LKPM yang bertujuan untuk mengetahui perkembangan realisasi dan permasalahan yang dihadapi oleh pelaku usaha.

Untuk realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) se-Jawa Barat pada periode laporan Januari-Maret Tahun 2022, Kabupaten Bekasi mencatat realisasi lebih dari Rp 16 triliun.

Sumber: Tribun bekasi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved