Perang Rusia Ukraina

Duta Besar Ukraina: Serangan Rusia Berhenti Saat Jokowi Datang, Terima Kasih Banyak Mister Presiden

Pada lawatannya ke Rusia dan Ukraina, Jokowi membawa misi perdamaian, mengingat kondisi yang sedang memanas di kedua negara tersebut.

Editor: Yaspen Martinus
Sekretariat Presiden
Vasyl Hamianin, Duta Besar Ukraina untuk Indonesia, mengapresiasi upaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Iriana, yang mengunjungi Rusia dan Ukraina bulan lalu. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Vasyl Hamianin, Duta Besar Ukraina untuk Indonesia, mengapresiasi upaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Iriana, yang mengunjungi Rusia dan Ukraina bulan lalu.

Pada lawatannya ke Rusia dan Ukraina, Jokowi membawa misi perdamaian, mengingat kondisi yang sedang memanas di kedua negara tersebut.

Vasyl menyatakan, saat Presiden Jokowi tiba di Ukraina pada 30 Juni 2022, terjadi kondisi yang menenangkan bagi warga Ukraina.

Sebab, saat itu serangan yang biasanya gencar dilakukan Rusia ke Ukraina, berhenti.

"Setiap hari, setiap hari (serangan dilakukan), hanya satu hari saat Pak Jokowi datang, tidak ada serangan," ungkapnya.

Atas kondisi tersebut, Vasyl turut berterima kasih terkait upaya Jokowi yang tetap datang ke Ukraina meski kondisi sedang darurat.

Baca juga: Dua Alasan Wacana Duet Puan-Anies Sulit Terwujud di Pilpres 2024, Salah Satunya Fakto Pendukung

"Yang pasti, terima kasih banyak Mister Presiden, kamu memberikan satu hari kepada kami," ucapnya.

Vasyl juga menyampaikan Ukraina merasa puas atas kunjungan Jokowi tersebut, meski kunjungan itu belum cukup mampu menghentikan serangan Rusia.

"Saya sangat puas, saya mengapresiasi Pak Jokowi dan Ibu Retno dan timnya atas kunjungan yang dilakukan, saya hargai itu."

Baca juga: Dewan Pengawas: Tergantung Pimpinan KPK Mau Ungkap Dugaan Gratifikasi Lili Pintauli Atau Tidak

"Tapi kamu tidak bisa menyelesaikan isu yang sulit dan rumit hanya dengan sekali kunjungan."

"Tapi ini tetap awal yang baik," kata Vasyl dalam konferensi pers terkait hasil pertemuan G20 antar-Menteri Luar Negeri, Selasa (12/7/2022).

Terpenting kata Vasyl, langkah Jokowi yang mengunjungi Ukraina dan Rusia dapat menjadi contoh beberapa negara lain.

Sebab kata dia, tidak ada negara di dunia yang dilazimkan dalam mengedepankan perang. (Rizki Sandi Saputra)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved