Berita Video
VIDEO : Pemkot Bogor Sumbang Tiga Sapi Kurban di Hari Raya Idul Adha
Sekitar pukul 06.00 masyarakat Kota Bogor mulai berdatangan dan memadati Masjid Raya Bogor.
Penulis: Cahya Nugraha |
WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR- Pemerintah Kota (Pemerintah) Kota Bogor bersama Forkopimda menggelar Salat Idul Adha di Masjid Raya Bogor, Jalan Raya Pajajaran pada Minggu (10/7/202).
Adapun yang menjadi imam salat yakni Pimpinan Pondok Pesantren Hqqo Tilawah Bogor, KH Ade Farid dan khatib dipimpin oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bogor, KH. Tb. Muhidin.
Pantauan wartawan Wartakotalive.com sekitar pukul 06.00 masyarakat Kota Bogor mulai berdatangan dan memadati Masjid Raya Bogor.
Simak Video Berikut :
Ibadah salat di mulai sekitar pukul 06.45 WIB. Tampak jamaah begitu khidmat menjalankan ibadah salat Idul Adha dan mendengar ceramah dari khatib.
Selesai ibadah salat Idul Adha Pemkot Bogor menyerahkan tiga ekor sapi, salah satunya disumbangkan untuk Mesjid Raya Bogor.
"Hari ini pemkot Bogor menyerahkan satu ekor sapi di Masjid Raya, ada 2 lagi di Tanah Sareal dan Bogor Utara," ucap Plh Walikota Bogor, Dedie A Rachim.
Diberitakan sebelumnya, se-Kota Bogor, terdapat total 24 masjid yang melaksanakan Salat Ied pada Sabtu, 9 Juli 2022 dan ada 707 lokasi masjid yang akan menyelenggarakan Salat Ied pada, Minggu, 10 Juli 2022.
Baca juga: Viral Video Pelemparan Kaca KRL Tujuan Bogor.
Baca juga: Ganjil Genap Bogor, Sabtu 9 Juli 2022 Hanya Pelat Ganjil Boleh Lewat Jalur Puncak
"Untuk perayaan Idul Adha, Pemkot Bogor akan melaksanakan hari raya Idul Adha pada hari minggu di Masjid Raya Bogor. Keputusan resmi yang ditetapkan MUI Kota Bogor dan diamini Forkopimda Kota Bogor," ucap Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bogor, KH. Tb. Muhidin.
Ada dua lapangan yang digunakan untuk Salat Ied. Yakni di Lapangan Heulang dan Lapangan Kresna. Sementara Lapangan Sempur digunakan Salat Ied jamaah Muhammadiyah yang merayakan Idul Adha pada kemarin Sabtu, 9 Juli 2022.
Pada Hari Raya Idul Adha ini pula, Dedie kembali memastikan Kota Bogor sedang berada di Level I penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Setelah sebelumnya, pemerintah pusat menetapkan Jabodetabek pada Level II.
"Kami menduga memang ada beberapa pertimbangan, termasuk juga data-data di lapangan ada peningkatan kasus, tapi juga kalau dilihat secara detail kesembuhan dari virus Covid-19 ini lebih cepat sekarang. Yang kedua juga mungkin ada pertimbangan pemulihan ekonomi. Apalagi kita juga hadapi Idul Adha. Jadi apa yang ditetapkan, patut kita syukuri bersama," ujarnya. (M33)