Idul Adha

Kapolres Jakarta Pusat Imbau Warga Takbiran Idul Adha di Masjid Saja

- Polres Metro Jakarta Pusat mengimbau agar masyarakat khususnya wilayah Jakarta Pusat, untuk tidak menggelar takbir kelilin

Wartakotalive/Alfian Firmansyah
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin imbau takbir Idul Adha dilakukan di masdji, Sabtu (9/7/2022) 

Polres Metro Jakarta Pusat Himbau Warga Untuk Tidak Konvoi Takbir Keliling, Lebih Baik di Masjid Masing-masing 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Polres Metro Jakarta Pusat mengimbau agar masyarakat khususnya wilayah Jakarta Pusat, untuk tidak menggelar takbir keliling.

Polisi menyarankan warga laksanakan  takbiran cukup di masjid saja. 

"Kami mengimbau untuk pelaksanaan takbir silahkan dilakukan di masjid-masjid setempat tidak perlu melakukan konvoi dan lainnya yang membuat keramaian sebagainya," tutur Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin, Sabtu  (9/7/2022).

Komarudin menjelaskan, melakukan aktivitas takbiran lebih baik  dilakukan di masjid setempat. 

Menurutnya, takbir di masjid dinilai lebih bermanfaat dari pada melakukan konvoi.

"Silakan memakmurkan masjid dan lingkungan masing-masing dengan pelaksanaan takbir di tempat, karena kalau konvoi dijalanan, mudaratnya juga ada" kata Komarudin. 

Baca juga: Amel Carla Kurban Sapi Saat Idul Adha, Aldi Taher Patungan Beli Hewan Kurban Seharga Rp 45 Juta

Baca juga: 3 Golongan Kaum yang Berhak Menerima Daging Kurban Idul Adha 1443 Hijriah

Selain itu, Komarudin mengungkapkan jajarannya telah mengatur pengamanan malam takbir, nantinya polisi akan memantau aktivitas masyarakat di malam takbir.

"Pengamanan malam takbir itu kan sudah dimulai, dan nanti malam kita juga akan menerjunkan personel untuk memantau aktivitas masyarakat yang melaksanakan malam takbiran pada malam hari ini. Karena besok mau lebaran," ucap Komarudin. 

Komarudin menegaskan, pihaknya memberi himbauan yang melanggar aturan takbir keliling, karena aktivitas tersebut rawan dengan kecelakaan, sehingga masyatakat diminta untuk tidak konvoi.

"Kami akan melakukan imbauan agar mereka bisa kembali ke tempatnya. Jadi kita tidak melakukan tindakan tetapi imbauan, karena kalau takbir keliling itu kan identik biasanya kan menggunakan pickup kendaraan bak terbuka, ini sangat rentan sekali terjadinya kecelakaan, beresiko terhadap penumpang apalagi biasanya kan anak-anak yang naik di belakang," tutup Komarudin.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved