Hewan Kurban

Warsid Yakinkan Konsumen yang Hendak Beli Hewan Kurban dengan Surat Kesehatan Bebas PMK

Pedagang hewan kurban jelang Iduladha ini banyak yang mengeluh, barang dagangannya tak laku karena masyarakat takut wabah PMK.

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Valentino Verry
warta kota/ramadhan LQ
Hewan kurban seperti sapi dan kambing di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, dijamin sehat dan bebas PMK karena sudah mengantongi surat sehat. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Menjelang Iduladha 1443 Hijriah/2022, umat Islam di Indonesia mulai berburu hewan kurban seperti sapi atau kambing.

Namun, tahun ini tampak berbeda lantaran masyarakat dihebohkan dengan kemunculan penyakit mulut dan kuku atau PMK.

Hal itu membuat penjual hewan kurban merasakan dampak dari adanya wabah PMK tersebut.

Baca juga: Pakai Keppres, Hukuman Mati Bisa Diubah Jadi Penjara Seumur Hidup Bila Berbuat Baik Selama 10 Tahun

Banyak calon pembeli menjadi lebih kritis mempertanyakan kondisi kesehatan hewan ternak yang hendak dibeli.

Ini jadi tantangan tersendiri bagi Warsid (55), penjual hewan kurban di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Ia memiliki cara untuk meyakinkan masyarakat agar tidak khawatir membeli hewan kurban di tempatnya.

"Meyakinkannya, kan (hewan kurban) sudah dikasih surat kesehatan, ada surat kesehatan," ujarnya, saat ditemui, Jumat (8/7/2022).

Warsid mengatakan, hewan kurbannya sudah diperiksa oleh Suku Dinas (Sudin) Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan.

Menurutnya, hal itu memang sudah semestinya dilakukan untuk menjamin kelayakan dan kesehatan hewan kurban.

Namun, lantaran wabah PMK saat ini masih marak membuat pemeriksaan hewan kurban menjadi sangat penting.

"Hewan kurban kami sudah dikarantina. Jadi, dari karantina itu izin semua sudah ada. Nggak ada khawatir," katanya.

Baca juga: Rumah Ronal Surapradja Diperiksa Pengadilan, Seruni Purnamasari Gugat Harta Bersama dan Hak Asuh

"Kan kita ada penanggulangan secepatnya, jadi kalau ada yang sakit, nggak mau makan, dikasih vitamin dan obat nafsu makan," lanjutnya.

Ia memastikan, hewan kurbannya tak ada yang terinfeksi PMK menjelang Hari Raya Iduladha.

"Hewan di sini sudah terverifikasi dan layak dijual," ujarnya, yang sudah berjualan hewan kurban sejak 1970-an itu.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved