Pembangunan Indonesia Arena

Habiskan Dana Sekitar Rp 600 Miliar, Diharapkan Pembangunan Indonesia Arena Selesai Desember 2022

Sambut FIBA World Cup 2023, pemerintah membangun stadion multifungsi yang diberi nama Indonesia Arena di kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Penulis: Abdul Majid | Editor: Sigit Nugroho
Tribunnews/Abdul Majid
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali sore ini meninjau pembangunan Stadion Multifungsi di area Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (8/7/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sambut FIBA World Cup 2023, pemerintah membangun stadion multifungsi yang diberi nama Indonesia Arena di kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Kini pengerjaan stadion dengan kapasitas maksimal 16.500 penonton itu sudah mencapai 32 persen.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang datang bersama Menpora Zainudin Amali dan Menteri BUMN Erick Thohir untuk meninjau pengerjaan Indonesia Arena menjelaskan bahwa stadion itu merupakan stadion multifungsi.

Selain itu, di area sekitar Indonesia Arena akan dibangun untuk area panjat tebing.

Baca juga: Jelang FIBA World Cup 2023 dan FIBA Asia Cup 2022, Derrick Michael Soroti Pertahanan Timnas Basket

Baca juga: Menpora Zainudin Amali Optimistis Timnas Basket Indonesia akan Mampu Lolos ke FIBA World Cup 2023

Baca juga: Target Lolos ke FIBA World Cup 2023, Timnas Basket Indonesia Datangkan Pelatih dari Amerika & Serbia

"Anggarannya sekitar Rp 600 miliar. Mudah-mudahan, Desember 2022 selesai dari rencana kontrak Maret 2023 sehingga ada persiapan untuk Piala Dunia Basket  pada agustus jadi bisa latihan para atlet kita,” kata Basuki, Jumat (8/7/2022).

“Nanti juga kami akan bangun, kami akan cari tempatnya untuk tidak merusak tata ruangnya itu akan kami lengkapi dengan fasilitas panjat tebing. Kalau panjat tebing di tempat  yang lain orang tidak lihat, fasilitasnya kurang tapi kalau di sini orang banyak lihat panjat tebing  nanti bisa mengencourage atlet-atlet atau masyarakat lain untuk menggemari panjat tebing,” jelasnya.

BERITA VIDEO: Boris Johnson Mundur dari PM, Rusia Sebut Badut Telah Pergi, Putin Tantang Barat Kalahkan Pasukannya

Basuki berharap Indonesia Arena ini bisa dimaksimalkan kegiatan non olahraga.

Tentunya, pemanfaatan itu akan jadi pemasukan untuk pembiayaan dalam memelihara Stadion.

“Kalau untuk olahraga saja pemasukan untuk pemeliharaannya terseok-seok, kalau butuh lebih banyak penonton bisa dimajukan jadi 16.500 penonton, kalau untuk yang lain mungkin dimundurkan jadi 13.500 penton,” jelas Basuki.

“Tapi ya itu multifungsi ini. Dibangun di tengah kota dengan penghijauan yang hebat tidak ada kota di dunia seperti ini. Parkir juga luas, fasilitas sudah memadai. Ini konsepnya multifungsi dalam rangka untuk bisa membiayai pemeliharaan,” tutur Basuki.

Sementara itu, Direktur Prasarana Strategi Essy mengatakan bahwa bangunan itu mengusung tema bangunan yang ramah lingkungan.

Tidak hanya itu, untuk pengamanan di area VVIP juga sudah dilengkapi kaca anti peluru.

"Ini green building untuk pencahayaannya. Untuk udara itu diatur, sehingga nanti benar-benar bangunan ini nyaman dan operasi, pemeliharaan kalau pemeliharaan jauh lebih murah. Nah teknologi ini kita menggunakan building information modeling,” terang Essy.

“Di sini juga pakai kaca anti peluru di royal sky-nya, di VVIP karena kan mungkin ada presiden-presiden yang datang,” ujar Essy.

Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved