Berita Video
VIDEO : Terekam CCTV Motor Seorang Tamu di Semper Barat Raib Dicuri
Aksi dua komplotan pencuri motor di Jl. Kesemek Lorong G RT 10 RW 14 Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara terekam CCTV warga.
Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: Fredderix Luttex
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Aksi dua komplotan pencuri motor di Jl. Kesemek Lorong G RT 10 RW 14 Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara terekam CCTV warga.
Seorang pencuri mengenakan kaos oblong, celana pendek serta topi berwarna putih itu dengan sigap membobol kunci motor yang sedang terparkir di depan rumah warga.
Menurut keterangan pemilik rumah, Eva Kasepta, pencurian motor di halaman rumahnya terjadi pada Selasa (5/7/2022) sekira pukul 21.23 WIB.
Saat itu, teman anaknya bernama Sarina Fajrin (23) main ke rumahnya dan pergi sejenak membeli makanan dengan berjalan kaki.
Namun setengah Sarina kembali, motor yang terparkir di halaman rumah sudah raib.
"Memang dia habis beli makanan, terus dia pulang. Terus dia bilang, "Deni motor gue gak ada!" Terus anak saya bilang, "Sumpah luh demi apa?" "Demi Tuhan!" Ya udahlah kita keluar," ungkapnya saat dikonfirmasi, Rabu (6/7/2022).
Menurut dugaan Eva, komplotan pencuri itu bukan orang jauh dan dilakukan oleh orang yang sudah mengenal lokasi pemukimannya.
Baca juga: Viral, Pelecehan di Minimarket di Penjaringan, Pelaku Remas Dada dan Kelamin di Depan Kasir Wanita
Baca juga: Pelecehan Seksual Terjadi di Dalam Angkot M 44, Pelaku Raba Dada Korban dari Balik Tas
"Karena lihat dari penampilannya dia pake celana pendek, kaos oblong, topi putih. Artinyakan dia itu bukan orang jauh. Kalau pun orang jauh pastinya ambilnya bukan di sini, pasti di pinggir jalan," ungkapnya.
Kini korban sudah melaporkan kasus curanmor itu ke Polsek Cilincing, Jakarta Utara.
Baca juga: Ditegur Gara-gara Absen Tiga Hari, Teknisi Sekolah di Cipayung Bacok Kepala TU SMA
Baca juga: VIDEO : Kampung Boncos Palmerah Digrebek, Ada CCTV di Rumah Pengedar Narkoba
Menanggapi kasus curanmor ini, Ketua RT 10 RW 14, Kelurahan Semper Barat, S Wardi berencana membuat pintu portal di akses masuk lingkungannya.
"Saya minta ini kan udah rawan, mohon dari pihak pemerintah dan kepolisian bisa dibantu biar ga terjadi lagi hal serupa di wilayah saya," pungkasnya. (m38)