Pencurian

Kecanduan Sabu, Tiga Pria Ini Curi HP di Kosan dan Warung dengan Modus Tok-Tok Waw

Kanit Reskrim Polsek Kembangan AKP Reno mengatakan, untuk tersangka MA sebelumnya sempat tertangkap tangan melakukan pencurian HP.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Budi Sam Law Malau
Warta Kota/ Miftahul Munir
Tiga pelaku pencurian HP di Kosan dan Warung di Kembangan dengan modus Tol-Tok Waw. Uang hasil kejahatan dipakai untuk beli sabu 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI -- Polsek Kembangan menciduk tiga orang pelaku pencurian Handphone (HP) di rumah makan dan kamar kosan di Jalan Meruya Ilir, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, pada Sabtu (25/6/2022) lalu.

Ketiganya adalah MA, DA dan AS, warga Kembangan, Jakarta Barat.

Kanit Reskrim Polsek Kembangan AKP Reno mengatakan, untuk tersangka MA sebelumnya sempat tertangkap tangan melakukan pencurian HP.

Namun tidak diproses hukum karena dimaafkan oleh korban.

Namun nyatanya MA kembali beraksi. "MA ini spesialis pencuri HP di warung-warung. Sehingga ketika kami tangkap lagi, langsung kami proses hukum," ujarnya di Mapolsek Kembangan, Kamis (6/7/2022).

Reno melanjutkan, untuk tersangka DA dan AS mengaku sudah 20 kali beraksi di sejumlah kosan di kawasan Kembangan, Jakarta Barat.

Modus yang dilakukan adalah 'tok tok waw'.  Yakni pelaku masuk ke dalam untuk mencari kamar yang terbuka dengan berpura-pura bertamu dan mengetok pintu.

Baca juga: Tiga Pelaku Pencurian Kendaraan Bermotor di Kota Bekasi Ditangkap, Modusnya Baru

Jika tidak ada jawaban karena korban pergi, tidur atau di kamar mandi, mereka masuk dan mencuri HP korban.

"Akhirnya dari CCTV yang viral kami bisa mengamankan ketiga pelaku," jelasnya.

Ia mengatakan dari tangan ketiga tersangka diamankan beberapa unit HP.

"Namun untuk pelaku penadahan HP curian, masih didalami karena sampai saat ini belum diketahui keberadaannya. Mereka ini setiap kali berhasil mencuri HP nya langsung dijual  ke penadah," tutur Reno.

Baca juga: Polsek Cengkareng Tangkap Pelaku Pencurian Rumah Kosong, Kerugian Capai 400 Juta

Reno menjelaskan pelaku juga membawa obeng dan kunci L untuk membobol kamar kos yang ditinggal penghuninya.

Setiap kali menjual HP, kata Reno, uang tersebut digunakan untuk biaya hidup sehari-hari dan membeli sabu.

"Kami masih terus mengembangkan kasus ini untuk mencari penadahnya," kata Reno.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan yang ancaman hukumannya lima tahun penjara.(m26)

 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved