Virus Corona

Epidemiolog UI: PPKM Sudah Tak Berpengaruh, Masyarakat Sudah Abai, Pemerintah Fokus Booster Saja

Ia mengatakan, titik balik masyarakat sudah tak fokus pada PPKM adalah saat masa mudik Lebaran tahun ini.

Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWS/LARASATI DYAH UTAMI
Epidemiolog Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono menilai, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sudah tak berdampak lagi. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Epidemiolog Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono menilai, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sudah tak berdampak lagi.

Menurutnya, yang harus lebih difokuskan oleh pemerintah saat ini adalah meningkatkan cakupan vaksinasi booster dan pengetatan protokol kesehatan (prokes).

“Mau panjang pendek PPKM, tak berpengaruh."

"Kita tahu sendiri masyarakat sudah mengabaikan PPKM, semua sudah beraktivitas."

"Semua kehidupan sudah berjalan normal,” ujar Pandu kepada Tribunnews, Rabu (6/7/2022).

Ia mengatakan, titik balik masyarakat sudah tak fokus pada PPKM adalah saat masa mudik Lebaran tahun ini.

Baca juga: DAFTAR Lengkap PPKM Jawa-Bali Hingga 1 Agustus 2022: Semuanya Level 1

“Karena waktu kita mengizinkan mudik Lebaran, sepertinya PPKM enggak diketatkan lagi. Jadi ternyata, dampaknya enggak banyak,” tuturnya.

Pandu juga menyinggung langkah pemerintah yang akan segera memberlakuan vaksinasi booster sebagai syarat perjalanan.

Ia bertanya-tanya kenapa pemerintah masih harus menunggu beberapa waktu mendatang untuk pemberlakuan vaksin booster ini?

Baca juga: Kepala PPATK Ungkap Ada Dugaan Dana ACT Mengalir ke Anggota Alqaeda, 60 Rekening Diblokir

Menurutnya, vaksin boster sebagai syarat perjalanan seharusnya sudah dilakukan sejak satu bulan yang lalu.

“Jadi fokus saja di booster. Kan, katanya untuk pelaku perjalanan harus di-booster gitu kan?"

"Baru akan diimplementasikan dua minggu lagi. Seharusnya diimplementasikan sudah dari sebulan yang lalu. Itu yang paling penting. Prokes juga. Jadi buka PPKM,” paparnya.

Baca juga: Uang yang Keluar Masuk di ACT Tembus Rp1 Triliun per Tahun, Dana Publik Dikelola untuk Bisnis

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memberlakukan PPKM level 2 dari 5 Juli sampai 1 Agustus 2022 untuk wilayah Jabodetabek.

Namun, hanya berselang satu hari, kini kembali ditetapkan menjadi PPKM level 1.

Direktur Jenderal Bina Administrasi Wilayah Kemendagri Safrizal lewat keterangan tertulis, Rabu (6/7/2022) mengatakan, kembalinya pemberlakuan PPKM level 1 adalah karena pertimbangan kasus Covid-19 mulai melandai. (Mario Christian Sumampow)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved