Ibadah Haji

Bikin 46 Calon Haji Furoda Dideportasi, PT Alfatih Tak terdaftar di Kemenag, Alamatnya Juga Palsu

Para calon jemaah haji furida ini pun harus pulang ke Indonesia meskipun mereka sudah siap dengan pakaian ihram. 

Editor: Feryanto Hadi
Tim Media Center Haji Indonesia
Sebanyak 46 WNI gagal berhaji, dan harus dideportasi dari Indonesia. Mereka gagal masuk ke Saudi karena visa bermasalah, meski diyakini sudah membayar mahal lewat jalur haji mujamalah alias haji furoda. 

WARTAKOTALIVE.COM--Kesedihan menyelimuti 46 calon jemaah haji dari Indonesia. 

Saat bungah tiba di Arab Saudi untuk menjalankan ibadah haji, mereka dibuat shock dengan peristiwa yang tak pernah diduga sebelumnya.

Mereka dicegah imigrasi setempat lantaran visa dianggap bermasalah.

Para calon jemaah haji furoda ini pun harus pulang ke Indonesia meskipun mereka sudah siap dengan pakaian ihram. 

Calon jemaah haji Indonesia sudah tiba di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah.

Mereka diyakini sudah membayar mahal untuk bisa berhaji lewat jalur haji mujamallah, atau haji furoda, alias berhaji lewat kuota undangan Raja Arab Saudi, Raja Salman.

Tapi apes, niat mulia mereka membayar mahal untuk bisa menunaikan ibadah haji, akhirnya kandas.

Mereka malah dideportasi oleh otoritas Arab Saudi, dan per Sabtu (2/7/2022), mereka dilaporkan sudah berada kembali di Indonesia.

Baca juga: Melepas Ratusan Jemaah Calon Haji, Pj Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw Doakan agar Haji Mabrur

Padahal, puluhan jemaah itu sudah tiba di Jeddah dalam kondisi memakai pakaian ihram.

Mereka pun harus pulang kembali ke Indonesia, tanpa sempat beribadah sedikitpun di Tanah Suci.

Sebanyak 46 WNI gagal berhaji, dan harus dideportasi dari Indonesia. Mereka gagal masuk ke Saudi karena visa bermasalah, meski diyakini sudah membayar mahal lewat jalur haji mujamalah alias haji furoda.
Sebanyak 46 WNI gagal berhaji, dan harus dideportasi dari Indonesia. Mereka gagal masuk ke Saudi karena visa bermasalah, meski diyakini sudah membayar mahal lewat jalur haji mujamalah alias haji furoda. (Tim Media Center Haji Indonesia)

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief membenarkan hal tersebut.

Menurut Hilman, pihak Arab Saudi menyatakan visa mereka bermasalah, sehingga mereka tak lolos di pemeriksaan imigrasi.

"Informasi yang saya terima, mereka memakai jatah visa dari Malaysia dan Singapura. Tapi berangkatnya dari Indonesia. Ketahuan petugas imigrasi Bandara Jeddah, mereka tak bisa masuk," kata Hilman, ditemui Tribunnews.com di Mekkah, Sabtu (3/7/2022).

Baca juga: Rizky Billar Tolak Ibadah Haji Gratis dari Dubes Indonesia untuk Arab Saudi, Karena Sibuk Kerja

Hilman mengaku belum mendapat informasi detail, berapa harga yang dikeluarkan para WNI itu untuk berhaji furoda.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved