Dana ACT Bocor

ACT Diduga Menyelewengkan Dana Donasi, Fadli Zon: Kalau Ada Dugaan Seperti Itu, Ya Diselidiki Saja

Organisasi filantropi Aksi Cepat Tanggap (ACT) diduga telah menyelewengkan donasi masyarakat. 

Penulis: Indri Fahra Febrina | Editor: Sigit Nugroho
Warta Kota/Indri Fahra Febrina
Anggota DPR RI, Fadli Zon, turut menyoroti dugaan penyelewengan donasi masyarakat oleh Organisasi filantropi Aksi Cepat Tanggap (ACT). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Organisasi filantropi Aksi Cepat Tanggap (ACT) diduga telah menyelewengkan donasi masyarakat. 

Tanda pagar (tagar) Jangan Percaya ACT pun sempat trending pada Minggu (3/7/2022).

Diperkirakan, dana tersebut disalahgunakan untuk kepentingan pribadi pimpinan manajemen ACT

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Fadli Zon, turut menyoroti dugaan penyelewengan tersebut. 

"Kalau ada dugaan seperti itu, ya diselidiki saja. Kalau misalnya ada penyelewengan dana dari publik yang dikumpulkan, saya kira ada langkah-langkah hukum," kata Fadli Zon di Balaikota, Jakarta Pusat pada Selasa (5/7/2022). 

Politisi Partai Gerindra itu menilai, reputasi ACT cukup baik di berbagai bencana. 

Baca juga: Anies Baswedan Diminta Ungkap Kerja Sama dengan ACT Buntut Dugaan Penyelewengan Dana

Baca juga: UAS Dipenjara dan Dideportasi dari Singapura, Fadli Zon: Ini Penghinaan, Dubes Jangan Lepas Tangan

Baca juga: MUI Nilai ACT Bikin Malu, Karena Diduga Selewengkan Dana Umat

Apalagi, Fadli bersama ACT pernah dalam kunjungan pengungsi warga Rohingnya di perbatasan Bangladesh dan Myanmar. 

"Selama yang saya tahu, di publik internasional, seperti membantu Palestina. Itu sangat dirasakan dan mengharumkan nama indonesia," ujar Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI periode 2019-2024 itu. 

Fadli Zon menerangkan bahwa ACT perlu memiliki sistem internal koreksi jika ada masalah terkait dugaan penyelewengan dana. 

BERITA VIDEO: Politisi Rusia Usul AS Dilabeli 'Negara Teroris' hingga Senjata Bantuan AS Justru Dijual ke Darknet

Menurut Fadli Zon, masyarakat perlu lebih teliti sebelum menyumbangkan donasi ke organisasi nirlaba. 

"Ya dilihat saja di mana penyelewengannya. Kalau memang ada tindakan yang menyeleweng, terutama penggunaan dana publik. Saya kira itu bisa diproses," terang Fadli Zon.

Terkait Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menjalin kerja sama dengan ACT, menurut Fadli Zon, perlu mengetahui hasil investigasi terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan. 

"Saya tidak punya kepentingan dalam hal ini. Tapi kalau ada hal yang salah, tentu harus dikoleksi. Tentu kesalahan itu harus dikoreksi dan yang melakukan kesalahan perlu ditindak atau diberi semacam sanksi," tutur Fadli Zon.

Fadli Zon menyarankan pengurus ACT diberi waktu untuk membuktikan informasi yang sudah tersebar di media massa. 

Fadli Zon memilih menunggu kebenaran dari dugaan tersebut. 

"Kalau saya lihat, salah satu yang dipersoalkan itu pemotongan yang cukup besar dan remunerasi pengurusnya cukup tinggi kemarin itu. Tetapi, katanya sudah ada koreksi. Jadi, kita lihat saja," Jelas Fadli Zon.

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved