Transportasi Jakarta

Transjakarta Kejar Target Mempercepat Pengadaan Bus Listrik Pada Tahun 2030

Transjakarta berusaha capai target implementasi bus listrik dengan mempersiapkan armada, mencari pembiayaan yang tepat serta mempersiapkan SDM

Penulis: Gilar Prayogo | Editor: Dian Anditya Mutiara
Wartakotalive/Gilar Prayogo
Kepala Divisi Integrasi Angkutan Bayu Purbo, Direktur Teknik dan Digital M. Indrayana, Kepala Departemen Manajemen Talenta Marissa Istiani, Kepala Departemen Perancangan Armada dan Standarisasi Transjakarta Candra Rakhmat. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemerintah Provinsi - Pemprov DKI Jakarta dengan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengikuti salah satu dari pertemuan di luar pertemuan resmi Konferensi Tingkat Tinggi - KTT G7.

Pertemuan tersebut membahas Pembiayaan Iklim yang berlangsung di Munchen, Jerman pada Kamis (30/6/2022).

Presentasi Pemprov DKI secara online disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dari Jakarta dan dilengkapi presentasi langsung oleh Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda Provinsi DKI Jakarta Sri Haryati dan Direktur Teknik dan Digital Transjakarta M. Indrayana.

"Dalam diskusi tersebut dipaparkan rencana dan strategi Pemprov DKI dan Transjakarta untuk dapat berkontribusi dalam pencapaian net zero emission,” ujar Indrayana berdasarkan keterangannya, Jumat (1/7/2022).

Baca juga: Transjakarta Siapkan 100 Bus Gratis untuk Memfasilitasi Malam Puncak Jakarta Hajatan di Stadion JIS

Baca juga: Dorong Masyarakat Gunakan Transportasi Umum, GoTransit Dinilai Ikut Berperan Kurangi Emisi

Dirinya menjelaskan bahwa Transjakarta berusaha mencapai target implementasi bus listrik dengan mempersiapkan armada, mencari pembiayaan yang tepat serta mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM). 

Salah satu kesempatan pembiayaan yang tersedia adalah Institutional Investors Roundtable (IIR), sebuah platform investasi eksklusif yang terdiri lebih dari 45 pemilik aset global terkemuka dengan 75 persen modal institusional yang tersedia untuk investasi jangka panjang dunia.

“Kami membicarakan kemungkinan-kemungkinan pembiayaan yang bisa diambil untuk mempercepat pengadaan bus listrik di Jakarta. Transjakarta berkomitmen pengoperasionalan bus listrik secara menyeluruh pada 2030,” ungkapnya.

Transjakarta menyempatkan untuk berkunjung ke beberapa Agen Pemegang Merek (APM) bus listrik setempat serta penyedia teknologi mengubah mesin diesel menjadi mesin listrik.  

Utusan Perdana Menteri Inggris Kunjungi Transjakarta Terkait Pengadaan Bus Listrik

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mendapat kunjungan Richard Graham selaku UK Prime Minister's Trade Envoy to Indonesia, Malaysia, The Philippines and the ASEAN EC.

Kunjungan ini merupakan balasan atas kunjungan Jajaran DireksI Transjakarta ke London, Inggris, beberapa waktu lalu untuk membahas rencana elektrifikasi bus listrik sebagai bus Transjakarta.

Kedatangan Graham didampingi  Oliver Richards, Country Director - Department for International Trade (DIT), Country Manager Indonesia - UK Export Finance Richard Michael, Senior Trade Advisor for Infrastructure Efrizal Saputra, dan Senior Trade Manager - UK Northern Powerhouse Dewi Sari.

Manajemen Transjakarta yang mendampingi  adalah M Yana Aditya,  Direktur Utama, beserta jajaran direksi, Kepala Divisi, dan Staf Ahli Direksi Transjakarta.

Baca juga: Universitas Indonesia Serahkan Bus Listrik dengan TKDN Tertinggi di Indonesia Ke Pemerintah

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved