Hewan Kurban

Pemkot Jakarta Pusat Janji Sediakan Lahan Kosong pada Pedagang Hewan Kurban, tak Dagang di Trotoar

Pedagang hewan kurban saat ini sedang tertekan, akibat wabah PMK mereka jadi tak leluasa berdagang.

Penulis: Alfian Firmansyah | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Rangga Baskoro
Pemkot Jakarta Pusat akan menyediakan lahan kosong bagi pedagang hewan kurban yang ingin berdagang, agar tak menggelar lapak di trotoar jelang Iduladha ini. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat akan siapkan lahan kosong, untuk  pedagang hewan kurban.

Sebelumnya, para pedagang ini menjual hewan kurban di sepanjang jalan di Jalan Kramat Jaya Baru, Johar Baru, Jakarta Pusat.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asekbang) Setko Administrasi Jakarta Pusat, Bakwan Ferizan Ginting menyebutkan, pihaknya sedang berkomunikasi dengan pemilik lahan kosong di Johar Baru untuk dijadikan tempat baru penjualan hewan kurban.

Baca juga: The Jakmania Mendapat Janji Prestasi Gemilang dari Tiga Pemain Persija Jakarta di Acara Indofood

“Kami sedang usahakan tanah kosong yang ada di wilayah tersebut, setidaknya kami meminta waktu seminggu untuk lokasi penjualan hewan kurban," ujar Ginting, Kamis, (30/6/2022)

Relokasi dilakukan agar tidak mengganggu kegiatan masyarakat khususnya di tiap fasilitas umum dan sosial di Jakarta Pusat.

Karena, penjualan hewan kurban di trotoar dan fasilitas umum itu menyalahi aturan yang ada.

"Kami upayakan tanah kosong agar bisa digunakan," tutur Ginting.

Sementara itu, Ginting menjelaskan bahwa belum bisa memastikan kapan relokasi pedagang hewan kurban di trotoar ini akan berlangsung.

Ia berharap komunikasi baik dengan pemilik tanah kosong di Johar Baru, agar bisa berjalan dengan sesuai aturan, sehingga rencana relokasi segera dilakukan.

“Masih terus komunikasi ke pemilik tanah kosong, orangnya sudah ditemuin, mudah-mudahan bisa kerja sama untuk jualan hewan kurban," tandasnya.

Pedagang hewan kurban di tahun 2022 ini mengalami tantangan yang berat.

Baca juga: Helmy Syah Rilis Single Ketiga Berbahasa Inggris dengan Judul Dream, Terinspirasi John Mayer

Mereka tak bisa berjualan dengan leluasa, karena diadang oleh wabah penyakit mulut dan kuku (PMK).

Sebelumnya, pedagang hewan kurban diterpada oleh pandemic virus corona.

Seorang penjual hewan kurban bernama Umam (57) mengatakan saat pandemi Covid-19, terdapat sejumlah pembatasan yang dilakukan pemerintah sehingga ia pun merugi.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved