PPDB

Orangtua Keluhkan Biaya Rp 750 Ribu Dipatok SDN 01 Daan Mogot untuk Seragam dan LKS

Para orang tua yang mengurus pendaftaran di SDN 01 Daan Mogot keluhkan biaya Rp 750 ribu untuk beli seragam dan LKS

Wartakotalive/Gilbert Sem Sandro
SD Negeri 01 Daan Mogot, Tangerang, mematok harga Rp 750 Ribu untuk Biaya Seragam dan LKS Siswa Baru. 

WARTAKOTALIVE.COM, Tangerang - Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01 Daan Mogot, Tangerang mematok biaya sebesar Rp 750.000 bagi siswa-siswi yang baru masuk. 

Harga yang dipatok ratusan ribu tersebut merupakan biaya yang harus dikeluarkan orangtua untuk membeli seragam dan buku Lembar Kerjas Siswa (LKS).

S, salah seorang orangtua yang anaknya baru diterima di SDN 01 Daan Mogot mengatakan, dirinya harus membeli 3 jenis seragam dan beberapa LKS seharga Rp 50.000 dari pihak sekolah.

"Iya, anak saya baru diterima di SDN 01 Daan Mogot, terus orangtua harus beli baju seragam dan LKS dari sekolah, untuk 1 LKS harganya itu Rp 50 ribu," ujar S saat diwawancarai Wartakotalive.com, Kamis (30/6/2022).

"Seragam sekolah yang harus dibeli dari sekolah itu ada seragam olahraga, batik, baju muslim, dan beberapa LKS," imbuhnya.

Baca juga: Viral di Medsos, Siswa-siswi Kocar-kacir saat Balon Hidrogen Meledak di Momen Perpisahan Sekolah

Menurutnya, untuk beberapa jenis seragam yang tidak diperjualbelikan dari pihak sekolah, orangtua murid dapat membeli di luar.

"Jadi ada seragam yang harus beli di sekolah, dan ada juga yang beli di luar atau di pasar, misalnya baju putih dan celana atau rok warna merah untuk SD," kata dia.

Menurutnya, transaksi penjualan seragam dan LKS bagi peserta didik baru di SDN 01 telah berlangsung sejak beberapa tahun lalu.

Hal tersebut diketahui, lantaran keponakan S juga bersekolah di SDN 01 Daan Mogot, Tangerang.

Namun demikian, harga yang dipatok pihak sekolah kepada orang tua murid selalu meningkat dari tahun ke tahun penerimaan.

"Mungkin beli seragam dan beli LKS dari sekolah di SDN 01 Daan Mogot sudah ada, karena keponakan saya 3 tahun lalu juga membayar untuk keperluan sekolah anaknya," tuturnya.

"Keponakan saya itu bayarnya antara Rp 400 ribu sampai Rp 500 ribu, berarti kan ada kenaikan harga baju dan LKS itu setiap tahunnya," ungkapnya.

S pun mengeluhkan besaran biaya yang ia keluarkan untuk peserta didik baru tersebut.

Pasalnya, alasannya memasukan anaknya bersekolah di SD Negeri ialah untuk menghindari pengeluaran yang besar.

Baca juga: Warga Penerima KJP Plus Rela Antre Panjang di Kantor Kelurahan Pekayon demi Mendapatkan Pangan Murah

Namun ia menilai, pembelian seragam dan LKS di SDN 01 telah menjadi tradisi dan wajib untuk diikuti oleh seluruh orang tua pesert didik baru lainnya.

"Saya kira kalau anak sekolah di SD Negeri, biaya yang harus saya keluarkan tidak banyak, tapi ternyata harus ada yang dibayar juga ternyata," ucapnya.

"Sebenarnya agak bingung juga saya bayar harga Rp 750 ribu, enggak dibayar anak saya kasihan, kalau dibayar lumayan juga nominalnya, ya sudalah saya pikir sudah ada sejak dulu jadi harus diikuti," terang S.(m28)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved