Atep Meninggal Dunia saat Bekerja, BPJamsostek Serahkan Santunan hingga Ratusan Juta Rupiah

Apresiasi diberikan kepada PT TDP yang telah patuh kepada Undang-Undang dengan mendaftarkan seluruh karyawannya pada BPJamsostek.

Editor: Mohamad Yusuf
Istimewa
BPJamsostek menyerahkan secara simbolis santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Hari Tua (JHT) kepada ahli waris Almarhum Atep Andri Gunawan yang dilakukan bertempat di PT Trans Dana Profitri (TDP) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - BPJamsostek menyerahkan secara simbolis santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Hari Tua (JHT) kepada ahli waris Almarhum Atep Andri Gunawan yang dilakukan bertempat di PT Trans Dana Profitri (TDP).

Penyerahan secara simbolis santunan tersebut juga dihadiri pihak perusahaan dan perwakilan dari Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Bandung sebagai pengguna jasa PT TDP.

Haryani Rotua Melasari kepala BPJamsostek Kantor Cabang Jakarta Cilincing menghaturkan dukacita yang mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan dan akan menjamin hak dari ahli waris Almarhum Atep yang sudah terdaftar menjadi peserta BPJamsostek.

Baca juga: Komunitas Sea Savers Ajarkan Warga Cilincing Mengelola Sampah Plastik dengan Kreatif

Baca juga: Warga Pesisir di Cilincing Diajarkan Cara Kelola Sampah Plastik dengan Kreatif

“Kami telah membayarkan hak dari ahli waris yakni istri dari Almarhum Atep santunan sebesar Rp 255.456.478 yang merupakan santunan  klaim JKK dan JKM sebesar Rp 238.448.128, klaim JHT sebesar Rp 17.008.350 dan klaim Jaminan Pensiun (JP) sebesar Rp 1.089.900," ungkap Ani sapaan dari Haryani Rotua Melasari, Jumat (1/7/2022).

"Semoga dengan santunan ini dapat membantu keluarga yang ditinggalkan. Kami juga memberikan beasiswa kepada 2 orang anak yang sekarang ada dibangku SMP dan SD sampai nanti ke perguruan tinggi,” tambahnya. 

Apresiasi juga diberikan kepada PT TDP yang telah patuh kepada Undang-Undang dengan mendaftarkan seluruh karyawannya pada BPJamsostek dan membayarkan iurannya sesuai dengan yang sebenarnya.

“Terimakasih kami haturkan juga kepada perusahaan Trans Dana Profitri, yang telah mendaftarkan seluruh karyawannya tanpa terkecuali dan juga telah membayarkan hak dan kewajibannya kepada BPJamsostek dan karyawannya sesuai dengan upah yang sebenarnya, jadi ketika ada resiko yang terjadi perusahaan hanya tinggal menginformasikan kepada kami dan kami tindaklanjuti,” tambah Ani

Kronologi meninggalnya Atep pada tanggal 25 Maret 2022 yang bersangkutan masuk kerja dengan jadwal piket pagi, untuk informasi selama masa pandemi jam kerja untuk satuan pengamanan adalah 12 jam.

Baca juga: Sopir Truk Bermuatan Gas, Cerita Kengerian Saat Bersama Kernetnya Jadi Korban Begal di Cilincing

Baca juga: Polisi Ungkap Peran Kelompok Begal Sadis di Cilincing, Eksekutornya ABG 17 Tahun

Setelah melakukan absensi dilanjutkan apel pagi dan olahraga, selesai olahraga Atep melakukan patroli ke pos Braga dan duduk bersandar di tangga gedung lama, salah satu karyawan yang pada saat itu lewat dan curiga melihat keadaan dan menghampiri sudah tidak sadarkan diri.

Kemudian Atep diberikan pertolongan pertama, namun melihat kondisi yang makin kritis lalu di evakuasi ke RS Bungsu pukul 08.23 WIB dan dokter memberikan penjelasan bahwa Atep telah meninggal dunia.

Pimpinan perusahaan PT TDP mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak BPJamsostek yang telah sigap dan cepat memberikan pelayanan kepada perusahaan dan ahli waris.

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved