Pencabulan

Warga Beji Timur Kesal pada Ponpes Riyadhul Jannah yang Tersandung Kasus Pencabulan, Ini Alasannya

Warga Beji Timur ternyata tak suka pada Ponpes Riyadhul Jannah, karena sikap arogan pengurusnya, ditambah lagi atas dugaan pencabulan pada santriwati.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Valentino Verry
Kompas.com
ILUSTRASI - Terkuak warga Beji Timur, Depok, tak menyukai keberadaan Ponpes Riyadhul Jannah, karena pengurusnya arogan. Kini, ponpes itu tersandung kasus dugaan pencabulan santriwati. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Pondok Pesantren Istana Yatim Riyadul Jannah di Jalan Dedet RT4/02, Kelurahan Beji Timur, Kecamatan Beji, Depok, Jawa Barat sudah 11 tahun berdiri.

Tanah yang ditempatinya merupakan wakaf dari warga Kutilang, Depok, Jawa Barat dengan luas kurang lebih 3.000 meter.

Kemudian pada tahun 2011 lalu, pihak Yayasan mendirikan bangunan Ponpes tersebut demi menyantuni kaum duafa dan anak yatim piatu di sekitar lokasi.

Baca juga: Sejahrawan Menilai Penggantian Nama Jalan di Jakarta Bisa Hilangkan Nilai Sejarah dan Budaya

Sebelum dibangun, penerima wakaf tanah ini sempat meminta pendapat kepada warga sekitar terkait tanah wakaf itu.

"Jadi awalnya mau buat musala, tapi di sini sudah banyak, masjid juga sudah ada yang besar di dekat lapangan," kata Arab, warga setempat, Kamis (30/6/2022).

Ia mengaku, setelah jadi warga semua menyambut baik karena duafa dan yatim piatu sering diberi santunan oleh Yayasan tersebut.

Bahkan, lelaki sekitar 52 tahun itu sempat meminta kepada remaja di sana mencari dana untuk operasional Yayasan sampai ke Jakarta.

Lelaki pemilik warung ini juga meminta kepada anaknya yang saat itu masih kecil untuk mengajak teman-temannya mengaji.

Namun, setelah berjalan beberapa tahun, justru para pengurus Yayasan ini berulah dan tak pernah lagi mengayomi kaum duafah serta yatim piatu di sana.

"Terus juga saya sudah empat tahun enggak pernah tegur sapa sama mereka," jelasnya.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved