Komunitas

Titimangsa dan KawanKawan Media Pentaskan Serial Monolog Di Tepi Sejarah Ismail Marzuki

Di Tepi Sejarah merupakan sebuah seri monolog yang menceritakan tentang tokoh-tokoh yang ada di tepian sejarah.

Warta Kota/Alfian Firmansyah
Pertunjukan serial monolog Di Tepi Sejarah Ismail Marzuki dengan tema Senandung di Ujung Revolusi di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (29/6/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Titimangsa dan KawanKawan Media bekerjasama dengan Direktorat Perfilman, menggelar pertunjukan serial monolog Di Tepi Sejarah Ismail Marzuki dengan tema Senandung di Ujung Revolusi di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (29/6/2022). 

Di Tepi Sejarah merupakan sebuah seri monolog yang menceritakan tentang tokoh-tokoh yang ada di tepian sejarah.

Mereka mungkin kurang disadari kehadirannya, dan tersisih dalam catatan besar sejarah bangsa, namun menjadi bagian dalam peristiwa-peristiwa penting yang terjadi di Indonesia.

Baca juga: Penampakan Taman Ismail Marzuki yang Lebih Modern, Bikin Betah Pengunjung

Baca juga: Jelang Pensiun, Anies Minta Penerusnya Jaga Taman Ismail Marzuki Sebagai Komitmen pada Cinta Budaya

Dalam gelaran itu, tokoh Ismail Marzuki diperankan oleh aktor Lukman Sardi, serta menghadirkan penampilan khusus dari Akiva Sardi, yang merupakan anak dari Lukman Sardi.

Direktur Perfilman, Musik, dan Media (Dit. PMM), Ahmad Mahendra mengatakan, hadirnya seri terbaru monolog Di Tepi Sejarah, merupakan  sejarah yang sebetulnya inspiratif namun kurang dikenal, terutama oleh anak-anak muda.

Hal itu, entah karena kurangnya akses ke sumber literasi atau bahkan kurangnya minat membaca.

"Dengan menyajikan tontonan inspiratif seperti ini, diharapkan anak-anak muda kita dapat mengolah daya pikir, memunculkan penafsiran dan pendapat atas tokoh-tokoh yang ditampilkan," kata Ahmad.

Pertunjukan serial monolog Di Tepi Sejarah Ismail Marzuki dengan tema Senandung di Ujung Revolusi di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (29/6/2022).
Pertunjukan serial monolog Di Tepi Sejarah Ismail Marzuki dengan tema Senandung di Ujung Revolusi di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (29/6/2022). (Warta Kota/Alfian Firmansyah)

Melihat antusias dan apresiasi para guru, pelajar, seniman, serta masyarakat umum yang menonton pertunjukan Di Tepi  Sejarah musim pertama, Happy Salma, Pendiri Titimangsa dan produser pementasan, merasa perlu meneruskan serial monolog ini.

Menurutnya, ada banyak sekali tokoh-tokoh yang perlu kita saksikan pergulatan dan perjuangannya.

Suatu potret bagi kita untuk melihat sisi kemanusiaan, dan menstimulasi kita agar lebih matang dalam menyikapi arus informasi yang serba cepat,.

Serial monolog Di Tepi Sejarah merupakan salah satu upaya melawan hoax, karena memberikan ruang kepada kita untuk menyerap dan memahami berbagai peristiwa, sehingga nalar kita pun terasah.

"Kisah-kisah ini merupakan interpretasi terhadap sejarah itu sendiri, inginnya juga mampu membuka ruang diskusi," kata Happy Salma. (m32).

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved