Berita Bogor

Kementerian PPA Gelar Verifikasi Lapangan Kabupaten Layak Anak di Kabupaten Bogor

Penilaian ini menjadi pondasi yang kuat untuk menjadikan Kabupaten Bogor Layak Anak.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Ign Agung Nugroho
Warta Kota/Hironimus Rama
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPA) bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat, melakukan Verifikasi Lapangan (VL) Evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA) di Kabupaten Bogor Tahun 2022 pada Rabu (29/6/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPA) bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat, melakukan Verifikasi Lapangan (VL) Evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA) di Kabupaten Bogor Tahun 2022 pada Rabu (29/6/2022).

Tim verifikasi dan evaluasi KLA ini diterima Plt. Bupati Bogor Iwan Setiawan di Ruang Rapat Bupati Bogor di Cibinong.

Asisten Deputi Perlindungan Anak Kondisi Khusus Kementerian PPPA RI, Elvi Hendrani menjelaskan, dalam kegiatan ini pihaknya akan memverifikasi penerapan Kabupaten Layak Anak di Kabupaten Bogor.

Baca juga: Targetkan Raih Predikat Kabupaten Layak Anak, Ini Langkah Pemkab Bogor

Baca juga: Jaga Kelestarian Wilayah Hulu Waduk Cibeet, Pemkab Bogor Kembangkan Wisata Curug

"Kita verifikasi mulai dari dokumen hingga kondisi dan implementasi di lapangan terkait penerapan Kabupaten Layak Anak di Kabupaten Bogor, terutama lima klaster pemenuhan hak-hak dan perlindungan terhadap anak," kata Elvi.

Lima klaster itu adalah klaster 1 hak sipil, klaster 2 lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, klaster 3 kesehatan dasar dan kesejahteraan, klaster 4 pendidikan dan pemanfaatan waktu luang dan klaster 5 perlindungan khusus.

Secara garis besar, tim verifikasi melihat langsung ke lapangan pada klaster 1 dan klaster 2.

"Kita ingin melihat seperti apa dari sisi kebijakan, implementasi dan pengawasan di lapangan," ujarnya.

Dia menambahkan, lima klaster ini harus dimulai dari desa, kelurahan, dan kecamatan.

"Penilaian ini menjadi pondasi yang kuat untuk menjadikan Kabupaten Bogor Layak Anak,” jelas Elvi.

Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat I Gusti Agung Kim Fajar Wiyati Oka menambahkan, sebelum melakukan kegiatan Verifikasi Lapangan Evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA), pihaknya telah melakukan pendampingan melalui kegiatan Bimbingan Teknis kepada 27 Kota/Kabupaten se-Jawa Barat.  

Dia berharap verifikasi lapangan ini bisa berjalan dengan baik, serta dapat meningkatkan sinergi dan kolaborasi antara Pemkab Bogor, Provinsi Jabar dan Pusat dalam memenuhi hak-hak anak.

"Kami juga berharap Kabupaten Bogor bisa mempertahankan prestasi yang telah diraih,”  kata Gusti. (ron)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved