Virus Corona

Jangan Kendor Pakai Masker, Kasus Covid19 Jakarta Naik BOR Naik 12 Persen

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berpesan masyarakat untuk lebih hati-hati saat Covid-19 meningkat.

Penulis: Gilar Prayogo | Editor: Dian Anditya Mutiara
www.dshs.state.tx.us
COVID-19 di Jakarta kembali naik, jangan kendor pakai masker 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berpesan masyarakat untuk lebih hati-hati saat Covid-19 meningkat.

"Pertama memang ada peningkatan Covid-19, kami meminta kepada masyarakat untuk lebih hati-hati, sebaiknya tetap menggunakan masker," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui oleh wartawan di Balaikota, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (29/6/2022).

Dirinya menjelaskan bahwa tidak hanya terhindar dari bahaya Covid-19, tetapi juga masalah udara dan masalah virus lainnya.

"Sementara ini memang yang terbaik, mari kita tetap terus menggunakan dan menerapkan protokol kesehatan (prokes)," ucapnya.

Ariza mengatakan kalau data saat ini Bed Occupation Rate (BOR) atau persentase pemakaian tempat tidur sebesar 12 persen, kemudian data ICU 11 persen dan memang ada peningkatan dari sebelumnya yang lima persen.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Indonesia 28 Juni 2022: Kasus Positif Tembus 2.167, 2 Pasien Wafat, 1.170 Sembuh

Seperti diketahui bahwa Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan angka di bawah 5 persen sebagai tolak ukur terkendalinya kasus di masyarakat.

Standar ini mencakup hasil pemeriksaan, baik dari rapid antigen maupun PCR, tergantung kondisi masing-masing negara.

Saat ini Bed Occupation Rate (BOR) atau persentase pemakaian tempat tidur sebesar 12 persen.

BOR di DKI Jakarta saat ini memiliki 3.818 tempat tidur dan baru terpakai 457 tempat tidur.

Selain itu pemakaian ICU saat ini memiliki 614 tempat tidur dan baru terpakai 66 tempat tidur.

Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko menegaskan, pandemi Covid-19 belum selesai.

Hal tersebut mengacu pada data positivity rate DKI Jakarta yang mencapai 13,7 persen per 27 Juni 2022.

"Positivity rate Covid-19 di atas 5 persen bukti kuat pandemi belum selesai," kata Moeldoko kepada wartawan, Selasa (28/6/2022).

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan angka di bawah 5 persen sebagai tolak ukur terkendalinya kasus di masyarakat.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved