Tim Peneliti PK Minta Komisi Banding Kode Etik Dibentuk, AKBP Raden Brotoseno Bakal Disidang Ulang

Nantinya, komisi tersebut bakal dipimpin oleh Irwasum Polri Komjen Agung Budi Maryoto.

Editor: Yaspen Martinus
Istimewa
Tim peneliti merekomendasikan pembentukan Komisi Banding Kode Etik kepada pimpinan Polri, terkait upaya peninjauan kembali putusan sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) terhadap AKBP Raden Brotoseno. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Tim peneliti merekomendasikan pembentukan Komisi Banding Kode Etik kepada pimpinan Polri, terkait upaya peninjauan kembali putusan sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) terhadap AKBP Raden Brotoseno.

Nantinya, komisi tersebut bakal dipimpin oleh Irwasum Polri Komjen Agung Budi Maryoto.

"Salah satu rekomendasi yang diberikan kepada pimpinan adalah segera dibentuk komisi banding kode etik."

Baca juga: PAN Pilih Yandri Susanto Gantikan Zulkifli Hasan Jadi Wakil Ketua MPR

"Komisi banding kode etik itu nanti dipimpin oleh Pak Irwasum, beranggotakan Kadiv Propam, Kadivkum dan Kadiv SDM," ungkap Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Selasa (28/6/2022).

Nantinya, kata Dedi, Komisi Banding Kode Etik itu bakal ditandatangani oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Setelah itu, mereka akan segera menentukan sidang ulang terhadap AKBP Brotoseno.

Baca juga: Positivity Rate Covid-19 di Jakarta Tembus 13,7 Persen, Moeldoko: Ojo Kesusu Lepas Masker

"Apabila nanti komisi banding kode etik itu sudah ditandatangani oleh Bapak Kapolri, maka akan segera bekerja dan melakukan sidang ulang kembali terkait putusan kode etik yang sudah diputuskan tahun 2020," jelasnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya membentuk tim peneliti peninjauan kembali (PK) putusan sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) atas AKBP Brotoseno.

Hal tersebut menyusul disahkannya Peraturan Kapolri Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Baca juga: Partai Demokrat Nilai Wacana Duetkan Anies-Ganjar Justru Langgengkan Politik Identitas

"Kapolri Jenderal Listyo Sigit telah membentuk tim untuk melakukan penelitian terhadap putusan sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) Nomor: PUT/72/X/2020 tanggal 13 Oktober 2020."

"Terhadap pelanggar AKBP Brotoseno," ungkap Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, Rabu (22/6/2022).

Sambo menjelaskan, tim peneliti dibentuk melalui Surat Perintah Kapolri Nomor sprin/1426/VI/RES/1.24/2022 tertanggal 22 Juni 2022.

Baca juga: Gesit Jalin Koalisi dengan PKS dan Gerindra, Waketum PKB: Bukan Manuver, Cuma Komunikasi

Tim peneliti berjumlah 12 orang yang berasal dari berbagai satuan kerja.

Tim tersebut bakal diketuai oleh Inspektur Wilayah V Itwasum Polri Brigjen Hotman Simatupang.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved