Banjir Bandang

Pemkab Bogor Anggarkan Rp 2,7 Miliar untuk Relokasi Rumah Terdampak Banjir Bandang di Pamijahan

Pemkab Bogor akhirnya menganggarka Rp 2,7 miliar untuk merelokasi rumah warga yang terdampak banjir bandang di Pamijahan.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Hironimus Rama
Pemerintah Kabupaten Bogor fokus melakukan penanganan korban bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di wilayah Kecamatan Pamijahan dan Leuwiliang. Kini dianggarkan Rp 2,7 miliar untuk relokasi. 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kini fokus melakukan penanganan korban bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di wilayah Kecamatan Pamijahan dan Leuwiliang pada Rabu (22/6/2022) lalu.

Rencananya Pemkab Bogor akan memberi bantuan keuangan bagi warga yang rumahnya rusak, baik rusak ringan, Sedang maupun berat.

Baca juga: Jelang Iduladha, Tri Adhianto Perketat Pengawasan Hewan Kurban, Sebab Vaksin PMK Sangat Terbatas

Untuk rumah rusak ringan, Pemkab Bohor memberikan uanh Rp 5 juta, rusak sedang Rp 10 juta dan rusak berat Rp 25 juta dan yang relokasi Rp 62 juta.

Di Kampung Muara Baru, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, ada 43 rumah yang rencananya akan di relokasi.

Kepala Dinas  Perumahan  dan  Kawasan Permukiman ( DPKPP) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika mengatakan pihaknya akan mengalokasikan anggaran sekitar Rp 2,7 Miliar untuk relokasi ini.

"Anggaran relokasi belum gix, lagi dibahas. Prediksinya sekitar Rp 2,7 M. Itu hitung-hitungan kasarnya," kata Ajat, Selasa (28/6/2022).

DPKPP Kabupaten Bogor sudah menemukan titik lokasi yang akan dijadikan tempat relokasi.

"Tempat relokasi tidak jauh dari Kampung Muara. Tetapi masih belum fix, karena harus dilakukan kajian terlebih dulu dari berbagai aspek seperti teknis, pertanahan hingga admijistrasi," ujarnya.

Dia menjelaskan bahwa Kampung Muara memang rawan bencana sehingga harus di relokasi.

"Relokasi ini masih dalam pembahasan bersama Pemrov Jawa Barat. Jadi masih dalam kajian. Mudah-mudahan dalam waktu cepat bisa langsung penetapan sehingga kita bisa langsung membiayainya," jelasnya.

Sebelumnya, Plt. Bupati Bogor, Iwan Setiawan, meminta agar seluruh tim Pemkab Bohor melakukan penanganan pasca bencana secara ekstra sehingga sasaran jangka pendek dan menengah dapat terpenuhi.

Baca juga: Jelang Iduladha, Waspada Hewan Kurban yang Terpapar PMK Sudah Banyak di Jakarta

"Sisir semua kebutuhan masyarakat, kita harus ekstra dalam melakukan penanganan pasca bencana ini," tegasnya.

Camat Pamijahan, Imam Mahmudi, mengatakan, sinergi yang dilakukan jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor dalam penanganan pasca bencana ini sangat baik.

"Saya bersyukur atas perhatian Pemerintah Kabupaten Bogor yang sangat luar biasa. Plt. Bupati Bogor telah menginstruksikan penanganan yang akan dilakukan, baik jangka pendek, menengah dan jangka panjang," Imam.
Sebagai informasi, Kampung Muara di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, menjadi salah satu daerah terdampak banjir dan tanah longsor, Rabu  (22/6/2022).

Banjir bandang ini menelan korban dua orang meninggal dunia dan sebanyak 371 warga yang mengungsi karena rumah mereka rusak.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved