Operasi Patuh Maung

Kombes Budi Mulyanto Sesali Pengendara di Provinsi Banten Tingkat Kedisiplinannya Menurun Drastis

Operasi Patuh Maung yang digelar Ditlantas Polda Banten pada 13-26 2022 menemukan tingkat kedisiplinan pengendara yang menurun.

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Valentino Verry
warta kota/gilbert sem sandro
Dirlantas Polda Banten, Kombes Budi Mulyanto, menyesali kedisiplinan berlalu lintas yang menurun. Hal ini berdasarkan temuan Operasi Patuh Maung 13-26 Juni 2022. 

WARTAKOTALIVE.COM, BANTEN - Operasi (Ops) Patuh Maung 2022 yang dilaksanakan serentak oleh jajaran Polda 13-26 Juni 2022, menemukan masih banyak pengendara bandel.

Dirlantas Polda Banten, Kombes Pol Budi Mulyanto, menyampaikan analisa dan evaluasi (anev) dari pelaksanaan Ops Patuh Maung yang telah digelar selama 14 hari tersebut.

Baca juga: Thomas Doll Bongkar Skuat saat Hadapi Madura United di Piala Presiden 2022, Persija Jakarta Wajib

"Tujuh prioritas pelanggaran lalu lintas pada pelaksanaan Ops Patuh Maung 2022 yaitu bermain handphone (HP) saat berkendara, melebihi kecepatan maksimal, tidak menggunakan sabuk pengamanan, pengendara di bawah umur, melawan arus lalu lintas, tidak gunakan helm dan over kapasitas," ucapnya, Senin (27/6/2022).

Berdasarkan data jumlah penindakan hasil pantauan ETLE dan teguran mengalami peningkatan yang cukup signifikan, dibanding pada Ops Patuh Maung tahun sebelumnya. 

Selama pelaksanaan Ops Patuh Maung 2022 sebanyak 1.167 pelanggaran hasil pantauan ETLE, meningkat 967 pelanggaran atau 484 persen dibandingkan tahun 2021, yaitu sebanyak 200 pelanggaran. 

"Untuk teguran sebanyak 9.467 kali, meningkat 7.194 teguran atau 316 persen, bila dibandingkan tahun 2021 sebanyak 2.273 teguran," katanya.

Jumlah penindakan tersebut, terbagi menjadi beberapa bentuk pelanggaran. 

Pelanggaran pengguna mobil yaitu melawan arus sebanyak 41 pelanggaran dan melebihi batas kecepatan sebanyak lima pelanggaran, masing-masing naik 100 persen, jika dibandingkan tahun 2021 yang tidak ada penindakan.

Kemudian untuk pengendara mobil dibawah umur sebanyak 1.115 pelanggaran, naik 915 pelanggaran atau 458 persen, jika dibandingkan tahun 2021 sebanyak 200 pelanggaran.

Baca juga: Kabar Gembira, Son Ye Jin Istri Hyun Bin Umumkan Hamil Anak Pertama

"Sedangkan pengguna motor sebanyak 6 pelanggaran menggunakan handphone saat berkendara, naik 6 pelanggaran atau 100 persen bila dibandingkan tahun lalu, yang tidak ada penindakan," tuturnya.

Selanjutnya, untuk jumlah celakaan lalu lintas (laka lantas) selama Ops Patuh Maung 2022, diakui Budi, mengalami penurunan jika dibandingkan dengan Ops Patuh Maung 2021. 

Terdapay 14 kasus laka lantas, selama pelaksanaan Ops Patuh Maung 2022.

Dari 14 kasus tersebut, 6 orang meninggal dunia, 5 orang luka berat dan 10 orang diantaranya mengalami luka ringan.

"Jumlah kerugian materil yang ditimbulkan akibat kecelakaan berlalu lintas ini sebanyak Rp 44.400.000. Dari jumlah ini, paling banyak kendaraan jenis motor yang terlibat laka lantas, yaitu 14 motor terlibat laka lantas," imbuhnya. 

Kemudian dua mobil penumpang dan 4 mobil barang, yang mengalami kecelakaan," imbuhnya.

Ilustrasi petugas polisi lalu lintas sedang menilang pengendara motor yang tak memakai helm di jalan raya.
Ilustrasi petugas polisi lalu lintas sedang menilang pengendara motor yang tak memakai helm di jalan raya. (Warta Kota/ Leonardus Wical Zelena Arga)

Ia menerangkan, perangkat Operasi Patuh Maung 2022 telah melakukan edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat. 

"Pelaksanaan Dikmas Lantas Ops Patuh Maung 2022 menggunakan penerangan dan penyuluhan sebanyak 13.379 kali kegiatan, dan untuk penyebaran dan pemasangan spanduk, leaflet, sticker dan bilboar sebanyak 36.722 kegiatan," ungkapnya.

Dalam gelaran Ops Patuh Maung 2022 tersebut, jajaran personel Polda Banten juga melakukan kegiatan pengaturan, penjagaan, pengawalan dan patroli (Turjawali). 

"Pelaksanaan turjawali pada Ops Patuh Maung 2022 juga mengalami peningkatan. Sebanyak 27.408 kegiatan pada Ops Patuh 2022, naik 20.286 kegiatan atau 285 persen, jika dibandingkan pada Ops Patuh 2021 sebanyak 7.123 kegiatan," tandasnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved