Roy Suryo Dilaporkan

Besok, Saksi Pelapor Roy Suryo akan Diperiksa Atas Laporan Penistaan Candi Borobudur Berwajah Jokowi

Polda Metro Jaya agendakan pemanggilan saksi atas laporan yang dibuat untuk pakar telematika Roy Suryo.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Sigit Nugroho
Warta Kota/Ramadhan LQ
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan. 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Polda Metro Jaya agendakan pemanggilan saksi atas laporan yang dibuat untuk pakar telematika Roy Suryo.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan, mengatakan bahwa saksi yang dijadwalkan diperiksa dari pihak pelapor.

Sedangkan, Roy Suryo sebagai terlapor belum ada agenda pemeriksaan atas dugaan penistaan agama Budha, Candi Borobudur, dan wajah Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Polda Metro Jaya telah menerima laporan tersebut dan saat ini sedang menanganinya," kata Zulpan.

Meski demikian, saksi yang diagendakan untuk diperiksa hari ini tidak bisa hadir dan meminta dijadwalkan ulang.

Rencananya, saksi tersebut akan hadir dalam pemeriksaan sebagai saksi pada Selasa (28/6/2022).

Baca juga: Roy Suryo Dibuat Ketar-ketir, Penyidik Pelajari Laporan Umat Budha terkait Foto Stupa Mirip Jokowi

Baca juga: Roy Suryo Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Pitra Romadoni: Kata Lucu Itu Bukan Ditunjukan ke Stupa

Baca juga: Roy Suryo Kerap Berulah, Perwakilan Umat Budha Kesal Lapor Polisi Bukan karena Provokasi dari Buzzer

"Yang ditangani saat ini adalah saudara Roy Suryo sebagai terlapor. Jadi, hari ini saksi-saksi terkait laporan polisi di mana Roy Suryo sebagai terlapor," ucapnya.

Sebelumnya, Roy Suryo dilaporkan ke SPKT Polda Metro Jaya oleh perwakilan umat Budha, Kurniawan Santoso, atas dugaan penghinaan di sosial media terhadap simbol agama pada Senin (20/6/2022).

Kuasa Hukum Roy Suryo, Pitra Romadoni, mengatakan bahwa pelapor salah menafsirkan pernyataan kliennya di sosial media saat mengunggah foto Candi Brobudur berwajah Presiden RI Joko Widodo.

Menurut Pitra, mantan Menpora itu menuliskan kata lucu ditunjukan kepada netizen dan ditanggapi dengan pernyataan ambyar.

BERITA VIDEO: Merokok di Area Masjid Nabawi, Seorang Jemaah Haji Indonesia Nyaris Diseret Polisi Arab Saudi

"Jadi kata lucu itu bukan ditunjukan kepada stupa tersebut, tapi postingan netizen yang menurut mas Roy ambyar," kata Pitra, Selasa (21/6/2022).

Pitra melanjutkan, seharusnya pelapor berterima kasih kepada kliennya karena telah memberitahu adanya meme tersebut.

Kliennya juga sudah memberi penjelasan bahwa foto tersebut sudah diedit oleh orang tak bertanggungjawab dan Roy bukan orang pertama memposting.

"Sebelumnya, mas Roy mereetwet postingan orang lain," jelasnya.

Roy Suryo diakui Pitra saat itu mengkritik dan protes terkait kebijakan kenaikan tarif wisata di Candi Borobudur yang tembus di angka Rp 750.000.

Sehingga, orang yang patut dilaporkan dalam kasus ini bukan kliennya tapi orang yang membuat dan penyebar pertama, kedua dan ketiga.

"Dan itu juga ramai sebelum pemberitaan mas Roy," tutur Pitra.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved