Advertorial

Terstimoni Fadhlan: Pelayanan Faskes Rasa Bintang Lima, Terima Kasih JKN-KIS

Sampai usia 21 tahun atau setelah lulus pendidikan otomatis ia masih menjadi tanggungan orangtuanya termasuk untuk jaminan kesehatan.

Editor: Lucky Oktaviano
Istimewa
Fadhlan Putranto (16), pelajar asal Tajur Halang Kabupaten Bogor, mengaku tidak pernah menggunakan kartu JKN-KIS untuk berobat tapi keluarganya memiliki pengalaman yang baik terhadap Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG -- Terlahir sebagai anak dari seorang yang berprofesi Pegawai Negeri Sipil (PNS), M Fadhlan Putranto (16), pelajar asal Tajur Halang Kabupaten Bogor memiliki jaminan salah satunya jaminan kesehatan.

Sampai usia 21 tahun atau setelah lulus pendidikan otomatis ia masih menjadi tanggungan orangtuanya termasuk untuk jaminan kesehatan.

Walaupun ia sendiri tidak pernah menggunakan untuk berobat tapi keluarganya memiliki pengalaman yang baik terhadap Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

“Kartu yang saya punya masih yang warnanya kuning dari kantor Ayah dan alhamdulillah saya nggak pernah pakai karena selama ini sehat," ujar Fadhlan, Senin (21/3/2022).

Baca juga: Inovasi Jebol Diterapkan di Kecamatan Rancabungur untuk Sebarluaskan Pemahaman JKN-KIS

"Tapi adik saya atas nama Fardan pernah sakit tipes tahun lalu pada masa pandemi, karena fasilitas kesehatan menjadi tempat yang rentan tertular penyakit kami khawatir membawa dia ke sana."

"Melakukan konsultasi dokter dan petugas kesehatan Puskesmas kunjungan ke rumah melihat kondisi adik saya, walaupun kami menggunakan jaminan kesehatan pelayanan diberikan baik,” katanya.

Fadhlan berharap Program JKN-KIS terus berlangsung dan semakin banyak yang merasakan manfaat serta pengalaman yang baik seperti dirinya dan keluarga atas hadirnya program ini di tengah masyarakat.

Berita simpang siur yang ada selama ini terkait pelayanan dengan jaminan kesehatan yang buruk tidak ia alami, berdasarkan pengalamannya ia mengatakan seperti pelayanan bintang lima yang didapatkan adiknya.

Baca juga: Tidak Sebanding dengan Biaya Iuran, JKN-KIS Menjamin Pengobatan Kanker Ibunda Vika

Walau pun tidak dibawa ke rumah sakit namun petugas kesehatan senantiasa memantau perkembangan kesehatan adiknya tanpa ada biaya yang ditagihkan ke pasien.

“Petugas kesehatan dari Puskesmas Tajur Halang mengecek keadaan adik saya yang suhu tubuhnya panas dan kekurangan cairan, karena rumah sakit pun penuh jadi adik saya rawat jalan di rumah dan diberikan obat-obatan," ucapnya.

"Rasanya seperti memiliki dokter pribadi dengan pelayanan bintang lima karena dilayani dengan baik tanpa perlu ke fasilitas kesehatan. Tidak harus sakit dulu baru merasakan manfaat Program JKN-KIS, banyaknya pasien di rumah sakit yang dijamin program ini sudah terlihat betapa pentingnya untuk orang lain atas iuran yang kita bayar selama ini,” kata Fadhlan. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved