Advertorial

Inovasi Jebol Diterapkan di Kecamatan Rancabungur untuk Sebarluaskan Pemahaman JKN-KIS

BPJS Kesehatan Cabang Cibinong melakukan inovasi yang dinamai Jemput Bola atau disingkat Jebol untuk mengatasi masalah luasnya wilayah Kabupaten Bogor

Editor: Lucky Oktaviano
Istimewa
BPJS Kesehatan Cabang Cibinong melakukan inovasi yang dinamai Jemput Bola atau disingkat Jebol untuk mengatasi masalah luasnya wilayah Kabupaten Bogor dengan jumlah penduduk terbanyak se-Jawa Barat. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG – Program Jaminan Kesehatan NasionalKartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sudah terselenggara hampir 8 tahun di Indonesia.

Seluruh Duta BPJS Kesehatan masih terus berupaya memberikan pemahaman salah satu program pemerintah ini ke seluruh lapisan masyarakat.

Luasnya wilayah Kabupaten Bogor dengan jumlah penduduk terbanyak se-Jawa Barat memberikan tantangan tersendiri dalam menyelenggarakan Program JKN-KIS di wilayah tersebut.

Mengatasi hal tersebut BPJS Kesehatan Cabang Cibinong melakukan inovasi yang dinamai Jemput Bola atau disingkat Jebol.

Baca juga: Tidak Sebanding dengan Biaya Iuran, JKN-KIS Menjamin Pengobatan Kanker Ibunda Vika

Kecamatan Rancabungur menjadi wilayah pertama inovasi Jebol dijalankan.

Dihadiri peserta oleh seluruh kepala desa dan kader di wilayah tersebut, kegiatan berlangsung baik dengan berbagai pertanyaan seputar Program JKN-KIS.

Selain mengenalkan kegiatan Jebol sendiri Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Cibinong Betty Parapat juga menjelaskan segmen PBI dank anal layanan digital.

“Dengan adanya kegiatan Jebol ini masyarakat dapat terbantu mengurus administrasi khususnya validasi data peserta PBI APBD melalui perangkat desa tanpa perlu datang ke kantor cabang dan dari desa dikumpulkan datanya lalu diserahkan ke BPJS Kesehatan untuk diproses," ujar Betty, Senin (21/3/2022).

Baca juga: Tunjukkan Kartu JKN-KIS Digital, Adi Tetap Bisa Mendapat Layanan Kesehatan di Puskesmas

Menurut dia, diharapkan masyarakat dibantu desa dan kader dapat menyadingkan data pribadi KTP dan KIS untuk menghindari risiko pemadanan data, sehingga tidak ada lagi masyarakat yang dinonaktifkan kepesertaannya karena ketidaksesuaian data.

Dalam kesempatan tersebut Betty menegaskan pelayanan administrasi BPJS Kesehatan tidak dikenakan biaya sepeserpun.

Inovasi Jebol ini menjadi solusi kemudahan atas stigma masyarakat sulitnya kepengurusan administrasi.

Pada kesempatan tersebut Camat Rancabungur Dita Aprilia menyambut hangat kegiatan Jebol yang perdana bertempat di wilayahnya.

Kehadiran Kader JKN juga menarik perhatian dan berharap dibantu dengan perangkat desa dapat mengedukasi masyarakat terkait Program JKN-KIS.

“Terima kasih ini suatu kehormatan menjadi wilayah pertama dalam kegiatan Jebol dari BPJS Kesehatan Cabang Cibinong. Terdapat 7 desa di sini yang termasuk jauh dari Cibinong pastinya kegiatan Jebol ini sangat membantu masyarakat," ujar Dita.

"Khususnya peserta PBPU dan PBI, apabila masyarakat menunggak diinfokan ada program Rehab yang membantu dalam mencicil iuran. Pada dasarnya kami sangat mendukung dan memfasilitasi, harapnnya desa dapat berkolaborasi dengan Kader JKN membantu mengedukasi masyarakat,” tuturnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved