Tidak Sebanding dengan Biaya Iuran, JKN-KIS Menjamin Pengobatan Kanker Ibunda Vika

Memiliki Program JKN-KIS memberikan banyak manfaat bagi Vika Alfariza dan keluarga dalam mendapatkan perlindungan kesehatan.

https://www.jamkesnews.com/
Vika Alfariza (16) dan keluarganya bersyukur terdaftar sebagai peserta Program JKN-KIS. Iuran yang dibayarkan dapat digunakan untuk membiayai peserta lain yang sakit seperti yang ia dapatkan ketika ibunya menjalani pengobatan kanker. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - Memiliki jaminan kesehatan Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) memberikan banyak manfaat bagi Vika Alfariza (16) dan keluarga.

Keluarga asal Karadenan Kabupaten Bogor ini terdaftar segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) di kelas 1, mendapatkan perlindungan kesehatan untuk mengatasi biaya berobat.

Memiliki riwayat kejang dan tipes membuat ia lebih ekstra perhatian terhadap kesehatan.

“Sudah lama terdaftar Program JKN-KIS dari kantor orang tua dan sudah merasakan manfaat layanan kesehatan dengan jaminan tersebut. Saya pernah ada riwayat panas tinggi hingga kejang jadi kemarin ketika sakit gejala serupa saya langsung dibawa ke Rumah Sakit Yonkes Kostrad," ucap Vika.

Selain itu, dirinya juga harus rutin konsumsi obat dan kontrol ke dokter di rumah sakit. "Saya juga diharuskan untuk kontrol rutin setelah itu, tanpa ada biaya sepeserpun yang ditagihkan ke saya atau pun keluarga untuk mendapatkan pelayanan kesehatan,” ujar Vika, beberapa waktu lalu.

Vika meyakini, bukan hanya keluarganya yang merasakan manfaat dari adanya Program JKN-KIS, banyak masyarakat yang sudah tertolong dan teratasi untuk biaya pengobatan.

Ketika ia duduk di bangku SMP, ibunya menjalani pengobatan kanker payudara yang membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Ia mendampingi ibunya yang beberapa kali menjalani kemoterapi untuk penyembuhan kanker dan merasa tidak sebanding biaya pengobatan kanker yang dijamin dengan iuran yang dibayar setiap bulan.

“Ibu pernah menderita kanker payudara, Alhamdulillah sudah bersih dari kanker dan sudah berhenti minum obat juga jadi hanya teruskan pola hidup sehat," ungkap Vika.

"Selama pengobatan di Rumah Sakit Fatmawati, ibu saya tidak ada bayar biaya pengobatan karena ia berobat mengikuti prosedur yang harus berjenjang dari klinik. Keluarga menyadari biaya pengobatan kanker tidak murah namun bersyukur semua ditanggung Program JKN-KIS hingga sembuh,” tambah Vika.

Vika juga mengungkapkan keluarganya bersyukur terdaftar sebagai peserta Program JKN-KIS sebelum sakit, karena ketika sehat, iuran yang dibayarkan dapat digunakan untuk membiayai peserta lain yang sakit seperti yang ia dapatkan ketika ibunya menjalani pengobatan kanker.

Tidak seharusnya ketika tidak menggunakan layanan peserta malah merasa rugi, menjadi sehat merupakan hal yang terbaik. Seperti yang ia dan keluarganya yakini selama ini iuran yang dibayarkan ketika sehat dapat menjadi ladang pahala. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved