Promo Miras

Lukmanul Hakim Desak Pemprov DKI Cabut Izin Usaha Holywings untuk Efek Jera, Buntut Promo Miras

Politisi PAN Lukmanul Hakim geram pada manajemen Holywings yang asal dalam berusaha. Dia pun minta Pemprov DKI cabut izin usahanya.

Editor: Valentino Verry
Istimewa
Politisi PAN Lukmanul Hakim Desak Pemprov DKI segera mencabut izin usaha Holywings untuk efek jera, karena konyol promo miras dengan membawa-bawa isu SARA. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Promo miras yang dilakukan manajemen Holywings akhirnya menuai masalah.

Maksud hati mau mendulang untung, yang terjadi sekarang desakan dari masyarakat kepada Pemprov DKI dan polisi bertindak tegas pada Holywings.

Seperti diketahui, klub malam Holywings membuat heboh melalui promosi minuman alkohol (miras) gratis bagi mereka yang bernama 'Muhammad' dan 'Maria'.

Baca juga: Naufal Samudra Nyaman di Dekat Dinda Kirana, Empat Tahun Pacaran kini Mengarah ke Hubungan Serius

Hal itu dilakukan sebagai taktik marketing untuk mendongkrak pengunjung.

Polisi sudah menetapkan enam orang tersangka dalam kasus promosi berbau SARA ini.

Anggota komisi C DPRD DKI Jakarta, Lukmanul Hakim, meminta kasus ini dilanjutkan ke ranah hukum hingga tuntas demi memberi efek jera.

Selain itu, Lukmanul minta Pemprov DKI mengevaluasi izin usaha Holywings di wilayah ibu kota.

“Tidak hanya secara pidana, Pemprov DKI juga harus mengevaluasi izinnya untuk menambah efek jera, sekaligus jadi pelajaran untuk yang lain,” tegas Lukmanul, Sabtu (25/6/2022).

Menurutnya, ada tujuan tertentu dari Holywings dibalik alasan penggunaan nama ‘Muhammad’ yang erat dengan agama Islam.

“Ini jelas pelecehan terhadap Rasulullah. Pasti ada tujuan dibalik itu, kenapa harus diskon atas nama Muhammad? Kenapa tidak menggunakan nama lain?” ucapnya.

Politisi PAN ini menegaskan, permintaan maaf manajemen tidak bisa jadi alasan menghentikan perkara SARA, baik dari sisi pidana maupun administratif.

Baca juga: Setelah Dapat Hadiah dari Anies Baswedan, Bianca Terpacu untuk Meningkatkan Prestasi

Dalam kasus ini Holywings sudah meminta maaf, dan berdalih promosi bernuansa menista itu dibuat tanpa sepengetahuan manajemen.

"Tidak sampai maksud hati kami untuk mengaitkan unsur agama ke dalam bagian dari promosi kami, oleh karena itu kami meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Indonesia," tulis Holywings melalui akun Instagram @holywingsindonesia, Jumat (24/6/2022).

Belakangan Holywings juga dilaporkan menutup sementara seluruh gerainya se-Indonesia.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved