kualitas udara

Kualitas Udara Jakarta Tengah Buruk, BMKG Imbau Masyarakat Tetap Gunakan Masker

BMKG imbau masyarakat tetap memakai masker di luar ruangan karena kualitas udara Jakarta yang tengah buruk.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Desy Selviany
Tribunnews
Ilustrasi kualitas udara Jakarta yang buruk 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) meminta warga Jakarta tetap memakai masker di luar ruangan meski virus Covid-19 sudah menurun.

Imbauan memakai masker itu disampaikan BMKG usai mengamati kualitas udara di Jakarta dan sekitarnya beberapa waktu terakhir.

Dalam unggahan di media sosial instagram @InfoBMKG pada Sabtu (29/6/2022) dijelaskan bahwa terjadi penurunan kualitas udara di Jakarta dan sekitarnya.

Selama 10 hari ini yakni dari tanggal 15 Juni 2022, konsentrasi PM 2.5 mengalami peningkatan.

Kondisi itu mengalami peningkatan hingga mencapai puncaknya pada level 148 µg/m3 (mikrogram per meter kubik).

kualitas udara
BMKG bagikan hasil pemantauan kualitas udara di Jakarta

Pihak BMKG mengungkapkan menurunnya kualitas udara di wilayah Jakarta dan sekitarnya disebabkan oleh kombinasi antara sumber emisi dari kontributor polusi udara.

Selain itu, buruknya udara di Jakarta juga dipengaruhi faktor meteorologi yang kondusif untuk menyebabkan terakumulasinya konsentrasi PM2.5.

Hasil pantauan konsentrasi PM2.5 di BMKG Kemayoran Jakarta menunjukkan bahwa sepanjang bulan Juni 2022 ini konsentrasi rata-rata PM2.5 berada pada level 49.07 µg/m3.

Konsentrasi PM2.5 memperlihatkan pola diurnal yang mengindikasikan perbedaan pola antara siang dan malam hari.

Ternyata konsentrasi PM2.5 cenderung mengalami peningkatan pada waktu dini hari hingga pagi dan menurun di siang hingga sore hari.

Khusus pada beberapa hari terakhir PM2.5 mengalami lonjakan peningkatan konsentrasi dan tertinggi berada pada level 148 µg/m3 pada tanggal 15 Juni 2022.

Tingginya konsentrasi PM2.5, dibandingkan hari-hari sebelumnya juga dapat terlihat saat kondisi udara di Jakarta secara kasat mata terlihat cukup pekat/gelap.

Pada tanggal 16 Juni dan 17 Juni konsentrasi PM2.5 cenderung turun dibandingkan tanggal 15 Juni saat terjadi konsentrasi yang cukup tinggi.

Namun terjadi kenaikan konsentrasi PM2.5 pada tanggal 18 Juni hingga mencapai 147,5 µg/m3.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved