Ibadah Haji

Kemenag Pastikan Kesiapan Pengangkutan Bagasi Jemaah Haji Indonesia di Mekah

Perusahaan yang ditunjuk oleh Saudi Airline ini akan memeriksa, mengurus, dan mengangkut barang bagasi milik seluruh jemaah haji asal Indonesia.

Kemenag.go.id
Operation Manager JMC, Ameer Alsulaimani menjelaskan proses pengurusan bagasi Jemaah Haji Indonesia 

WARTAKOTALIVE.COM -- Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengecek kesiapan gudang milik Jeddah Management Company (JMC) di Distrik Al Hamra Umm Al Jud, Mekah.

Perusahaan yang ditunjuk oleh Saudi Airline ini akan memeriksa, mengurus, dan mengangkut barang bagasi milik seluruh jemaah haji asal Indonesia.

Meski kepulangan jemaah haji Indonesia masih jauh, pemerintah Indonesia melakukan gerak cepat dan memastikan kesiapannya.

Sebab, barang bagasi jemaah harus sudah siap 2x24 jam sebelum penerbangan. Hal ini mengingat bagasi jemaah harus melewati beberapa tahapan pengecekan.

Dikutip dari situs Kemenag.go.id, Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara Haryanto menjelaskan bahwa  gudang milik JMC ini akan digunakan untuk pengecekan bagasi jemaah yang menggunakan maskapai Saudia Airline.

Dalam prosesnya, lanjut Haryanto, barang jemaah akan dijemput oleh pihak JMC dari hotel tempat pemondokan lalu diantarkan ke gudang.

Baca juga: Jemaah Haji Indonesia yang Wafat di Arab Saudi Tambah Jadi 10 Orang, 447 Sakit

"Setelah diangkut dan diperiksa oleh pihak JMC, barang kemudian dibawa ke bandara. Nanti barang bisa diambil di asrama embarkasi masing-masing jemaah," kata Haryanto di Mekah, Kamis, (23/6/2022)

Sementara itu, Operation Manager JMC, Ameer Alsulaimani, menjamin keselamatan bagasi para jemaah asal Indonesia.

Mereka juga berkomitmen membuat perjalanan ibadah para jemaah haji Indonesia, lebih nyaman terkait bagasi.

Baca juga: Atang Trisnanto Ketua DPRD Kota Bogor Sampaikan Pesan Ini untuk 404 Jemaah Haji di Masjid Raya

"Kami berkomitmen mempermudah proses check-in bagasi jemaah haji. Kami juga akan memindahkan barang terlarang dari bagasi penumpang dan mengorganisirnya," kata Ameer.

Baik Haryatno dan Ameer mengingatkan para jemaah untuk tidak membawa air zamzam, terutama di koper bagasi. Sebab, air zamzam merupakan salah satu barang yang dilarang dibawa di bagasi.

"Bahkan 1 mili liter zamzam pun tidak boleh dibawa oleh jemaah haji," tegas Ameer.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved