HUT Jakarta

Bela Anies Baswedan Soal Tema Jakarta Hajatan, Ketum Bamus Betawi: Hal Biasa dan Tak Sulit Dipahami

Bamus Betawi membela Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal tema Jakarta Hajatan ke-495 yang dianggap sulit dipahami masyarakat.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Sigit Nugroho
Wartakotalive/Fitriyandi Al Fajri
Ketua Umum Bamus Betawi Riano P Ahmad. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Mantan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengkritisi diksi penggunaan tema Jakarta Hajatan yang digunakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam merayakan HUT Kota Jakarta yang ke-495 tahun.

Kritikan Djarot ditolak oleh Badan Musyawarah (Bamus) Betawi.

Bamus Betawi membela Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal tema Jakarta Hajatan ke-495 yang dianggap sulit dipahami masyarakat.

Ketua Umu (Ketum) Bamus Betawi Riano P Ahmad mengatakan bahwa tema Jakarta Hajatan yang diangkat Anies, yakni kolaborasi, akselerasi dan elevasi merupakan hal umum.

Di tengah era moderanisasi dan digitalisasi sekarang, tentu masyarakat sudah pintar dalam berliterasi.

Baca juga: Rayakan HUT Jakarta, Pemprov DKI dan Apical Group Tanam 3000 Mangrove

Baca juga: HUT Jakarta, Djarot Sebut Warga Dapat Kado Pahit, Singgung Janji Kampanye Anies yang Belum Dipenuhi

Baca juga: HUT Jakarta, Sebanyak 24.500 Tiket Gratis Ancol Langsung Ludes

“Jadi menurut saya, penggunaan diksi kolaborasi, akselerasi ,dan elevasi itu merupakan hal biasa dan tidak sulit dipahami,” dan Riano pada Jumat (24/6/2022).

Menurut Riano, tema Jakarta Hajatan kali ini sangat tepat karena sudah mencerminkan situasi dan kondisi sekarang.

Penggunaan diksi kolaborasi bermakna, bahwa Jakarta dibangun dengan melibatkan semua pihak, sehingga pemerintah tidak bekerja sendirian.

Sedangkan istilah akselerasi, pemerintah daerah terus mengeluarkan berbagai kebijakan untuk mempercepat kemajuan di Ibu Kota.

Lalu istilah elevasi, Jakarta diharapkan bisa naik kelas dengan mendapat pengakuan dunia internasional, salah satu caranya melalui turnamen Formula E yang digelar pada 4 Juni 2022.

"Sebagai masyarakat Betawi tidak sukuisme, tetapi harus bisa juga melihat budaya-budaya dari luar. Kemudian akselerasi dan elevasi, Jakarta juga harus bisa lebih berkembang maju agar setara dengan kota-kota dunia lainnya,” kata Riano.

BERITA VIDEO: VIRAL Wendy Red Velvet Suka Jus Buatan Indonesia

Dalam kesempatan itu, Riano juga mengapresiasi sejumlah rangkaian Jakarta Hajatan ke-495 yang digagas Anies.

Acara yang melibatkan semua pihak ini dianggap mampu mendorong roda perekonomian masyarakat Ibu Kota setelah dihantam pagebluk Covid-19.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved