PMK di Tangsel

Dari 79 Kasus PMK Ringan Ditemukan di Tangsel, Sebanyak 33 Ekor Sembuh dan 46 Ekor Masa Penyembuhan

Ada sebanyak 79 kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) ditemukan di Tangerang Selatan. 33 ekor di antaranya sembuh dan 46 ekor dalam proses penyembuhan.

TribunTangerang/Rafsanzani Simanjorang
Kepala Puskeswan Tangsel, Pipit Surya Yuniar, saat ditemui di kantornya, Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis (23/6/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Ada sebanyak 79 kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) ditemukan di Tangerang Selatan.

Sebanyak 33 ekor di antaranya sembuh dan 46 ekor dalam proses penyembuhan.

Demikian dikatakan Kepala Puskeswan Tangsel, Pipit Surya Yuniar, saat ditemui di kantornya, Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis (23/6/2022).

"46 ekor ini gejala ringan semua. Secara global ada di Pamulang, Ceputat, Serpong ada di Setu juga ada," kata Pipit.

PMK sendiri tidak menular kepada manusia.

Baca juga: Hewan Ternak di Tangsel Kembali Terpapar PMK, Akan Stop Total Kiriman dari Luar Daerah

Baca juga: Bima Arya Larang Masyarakat Berinteraksi dengan Rusa di Istana Bogor untuk Hindari Penyebaran PMK

Baca juga: Jelang Iduladha, Aden Bingung Stok Hewan Kurban, Minta Pemerintah Bantu Peternak akibat PMK

Namun, lalu lintas hewan yang tak terbendung jelang masa qurban membuat pemerintah menerapkan administrasi pengiriman yang sesuai dengan aturan yang ada baik dari pemda maupun dari kementerian, termasuk surat kesehatan hewan.

BERITA VIDEO: Alasan Kotak Tidak Tambah PersonEl Lagi

Menurut Pipit, adanya temuan PMK, membuat Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tangerang Selatan (DKPPP Kota Tangsel telah membentuk tim reaksi cepat.

"Oleh pak Kadis sudah dibentuk tim unit reaksi cepat untuk menangani atau mengendalikan penyakit PMK ini. Tujuannya untuk mencegah penularan, karena bertepatan Hari Raya Idul Adha yang notabennya banyak lalu lintas hewan kurban, baik dari Jawa, Bali maupun Sumatera," jelas Pipit.

Selain itu, unit reaksi cepat akan menyisir lapak-lapak penjual kurban untuk memberikan edukasi maupun treatment (perlakuan khusus) pada hewan yang terkena PMK.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved