Eksklusif Warta Kota

Arya Sandhiyudha : Jangan Sampai KIP Hanya Dimanfaatkan 'Orang Dalam'

Menurut Arya, terpenting adalah menyadarkan warga bahwa ada lembaga yang bisa mereka andalkan dalam hal penyelesaian sengketa informasi.

Wartakotalive/Angga Bhagya Nugraha
Wakil Ketua KIP Arya Sandhiyudha 

HAKI itu juga dilindungi. Jadi enggak bisa dibuka informasinya karena ada potensi lain yang bisa ditimbulkan berupa persaingan tidak sehat. 

Lantas apa saja program-program yang dicanangkan KIP periode 2022-2026 mengingat sebentar lagi kita akan memasuki tahun politik?

KIP RI ini sudah masuk ke periode keempat.

Ada program yang kami lanjutkan tapi kami juga perlu akselerasi yaitu program yang kami sebut dengan istilah A-K4 yakni akselerasi, kolaborasi, keterlibatan, kajian, dan kontribusi.

Akselerasi mencakup penyelesaian sengketa informasi, monitoring evaluasi badan publik, Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP).

Sementara K yang empat itu merupakan respons terhadap tantangan dan isu-isu aktual. Kemudian terkait tahun politik, fungsi K yang pertama akan berjalan yaitu kolaborasi dengan pemangku kepentingan dalam hal ini penyelenggara pemilu, KPU dan juga Mahkamah Konstitusi.

Misalnya begini, nanti pasti banyak sekali badan publik dan para calon pejabat publik.

Nah itu kan objek dari informasi publik sebenarnya. Jadi layanan informasi pada saat pemilu itu harus ada standarnya sehingga masyarakat juga terbantu dengan informasi publik karena semua akan berguna untuk mereka.

Yang K kedua tentang keterlibatan, ada duta keterbukaan informasi publik dan sahabat keterbukaan informasi publik.

Ini tema baru yang saya gulirkan untuk memastikan sosialiasasi itu tidak dijalankan secara sendirian oleh Komisi Informasi.

Kami butuh duta keterbukaan informasi dari kalangan tokoh-tokoh atau pejabat publik di antaranya bapak dan ibu di Komisi I DPR RI karena mereka anggota DPR yang paling sering berinteraksi dengan tema UU Nomor 14 2008.

Kami juga berencana melibatkan kalangan mahasiswa yang senang dengan tema-tema kritis, keterbukaan, dan transparansi. (m31/eko)
 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved