Berita Jakarta

Meski Masa Jabatan Gubernur DKI Seleasi Oktober, Anies Pastikan Program Tidak Berhenti

Menurut Anies program dan kegiatan Pemprov DKI Jakarta akan terus ada dengan berbagai tantangan baru di masa mendatang.

Editing by Dimas Krisna
ANIES PAMER PRESTASI. Meski Masa Jabatannya sebagai Gubernur DKI Seleasi Oktober, Anies Pastikan Program Tidak Berhenti 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Meski bakal pensiun pada 16 Oktober 2022 mendatang, namun Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan program pemerintah daerah akanb terus berjalan.

Programnya kata Anies akan tetap dilaksanakan pemerintah daerah demi melayani masyarakat.

“Kalau program-program masih ada, program itu tidak berhenti Oktober. Selama Jakarta ada, maka program ada, periode kepemimpinannya yang berhenti Oktober,” ujar Anies usai rapat paripurna Jakarta Hajatan ke-495 kata DPRD DKI Jakarta pada Rabu (22/6/2022).

Menurut dia, program dan kegiatan Pemprov DKI Jakarta akan terus ada dengan berbagai tantangan baru di masa mendatang.

Dia meyakini, akan selalu muncul inovasi baru demi menjawab tantangan itu, karena bagian dari keberlanjutan kota.

Salah satu caranya melalui semangat kolaborasi antara seluruh jajaran Forkopimda dan masyarakat.

Baca juga: VIDEO: Peringati HUT ke-495 DKI Jakarta, Anies Pamer Prestasi

Kolaborasi ini menandakan bahwa Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan baik demi kemajuan masyarakat dan kotanya.

“Kita lihat sendiri, mudah-mudahan ini bisa dipertahankan di masa yang akan datang,” ujar mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI ini.

Anies mengatakan, tema Jakarta Hajatan kali ini mengangkat kolaborasi, akselerasi dan elevasi. Kata dia, tema itu diangkat karena sudah dikerjakan di bawah kepemimpinannya sejak 2017 lalu.

“Akselerasi itu sudah dikerjakan, bahkan kolaborasi sudah dan elevas sudah. Jadi, tema ini diangkat karena sudah dikerjakan,” imbuhnya.

Baca juga: Nama MH Thamrin Diusulkan Jadi Pengganti JIS, Anies: Belum Tentu Disetujui

Diberitakan sebelumnya, mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengkritik penggunaan diksi Jakarta Hajatan ke-495 yang digunakan Anies Baswedan.

Dalam perayaan kali ini, Anies menggunakan tema adalah kolaborasi, akselerasi dan elevasi.

“Saya mengucapkan selamat ulang tahun ke-495 Jakarta. Sekarang berganti istilahnya Jakarta Hajatan, tetapi motonya ini kok, nggak cocok sama Betawi ya? Bahasanya ada kolaborasi, ada akselerasi ada elevasi,” kata Djarot kepada wartawan pada Rabu (22/6/2022).

Baca juga: HUT Jakarta, Djarot Sebut Warga Dapat Kado Pahit, Singgung Janji Kampanye Anies yang Belum Dipenuhi

Baca juga: Anies Baswedan Peringati HUT ke-495 Jakarta dengan Cara Pamer Prestasi di Medsos, Warganet Salut

Menurutnya, acara ulang tahun DKI Jakarta seharusnya memakai diksi sederhana yang bisa dipahami semua kalangan.

Apalagi ultah Jakarta menjadi momen perayaan untuk rakyat Ibu Kota.

“Ini yang punya hajatan kan rakyat, nah rakyat seharusnya paham ya. Opo (apa), sih, kolaborasi itu? Oh, gotong royong, kan begitu ya. Kemudian apa sih, akselerasi itu, oh percepatan dan elevasi itu apa, bahasa Betawinya dan opo maknanya? Anda tahu, peningkatan kayak elevator begitu, ya itu peningkatan,” jelas Ketua DPP PDI Perjuangan ini. (faf)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved